faktakalbar

Penemuan Mayat dalam Karung di Sanggau, Polisi Buru Pelaku

Penulis: Redaksi Friday, 02 January 2026 📖 1 menit
Penemuan Mayat dalam Karung di Sanggau, Polisi Buru Pelaku
Faktakalbar.id, SANGGAU - Warga Kabupaten Sanggau mendadak heboh pada Kamis (1/1/2026) siang. Kehebohan ini bermula saat masyarakat menemukan sesosok mayat terbungkus di dalam karung di sebuah kamar kos yang terletak di Gang Bengkawan Bujang Malaka, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas. Penemuan mayat dalam karung ini memicu kerumunan warga di sekitar lokasi. Aparat kepolisian pun bergerak cepat mengamankan area tersebut untuk melakukan penyelidikan awal. Baca Juga:  Tetapkan 10 Tersangka, Polda Kalbar Bongkar Jaringan PETI di Sanggau hingga Ketapang Kasat Reskrim Polres Sanggau , AKP Fariz Kautsar Ramadhan, bersama Kapolsek Kapuas, IPTU Marianus, memimpin langsung proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas memasang garis polisi guna sterilisasi lokasi dan mencari barang bukti. Berdasarkan informasi yang terhimpun, korban merupakan seorang laki-laki. Namun, petugas belum merilis identitas lengkap korban karena proses identifikasi masih berlangsung. Mengenai perkembangan kasus, polisi membawa kabar signifikan. Kapolsek Kapuas, IPTU Marianus, menegaskan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi sosok yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan sadis tersebut. “Masih kita dalami, identitas pelakunya sudah kita kantongi dan sedang kita kejar,” ujar Kapolsek Kapuas, IPTU Marianus kepada wartawan di lokasi kejadian. Baca Juga:  Menikmati Kesejukan Pancur Aji dan Kampung Sentana di Sanggau Hingga berita ini terbit, tim gabungan Polres Sanggau masih bekerja keras di lapangan untuk menangkap pelaku dan mengungkap motif di balik peristiwa tragis yang terjadi di awal tahun 2026 ini. (*Sari)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK