Pentingnya Kesehatan Mental Remaja, Penyuluh Kemenag Ingatkan Bahaya Kecanduan Gawai
Faktakalbar.id, SEKADAU -
Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama (
Kemenag
) Kalimantan Barat, Regina Sunbanu, melaksanakan kegiatan penyuluhan bertema kesehatan mental remaja bagi kelompok binaan Kelas Ruth.
Kegiatan edukasi berbasis keagamaan ini diselenggarakan pada hari Rabu (4/3/2026) yang dipusatkan di Dusun Gonis Butun, Desa Gonis Tekam, Kabupaten Sekadau.
Baca Juga:
Ternyata Gak Selalu Buruk, Ini 6 Manfaat Rasa Sepi untuk Kesehatan Mental
Agenda penyuluhan ini dihadiri secara langsung oleh para peserta usia muda yang tergabung di dalam kelompok binaan Ruth. Dalam pertemuan edukatif tersebut, Regina secara khusus mengangkat tema bahasan bertajuk “Hatiku Penting di Mata Tuhan”.
Melalui tema spesifik ini, ia menitikberatkan pada seberapa krusialnya menjaga kondisi kesehatan mental remaja dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan dan tantangan di masa pertumbuhan.
Regina menjelaskan secara terperinci kepada para peserta bahwa indikator kesehatan mental yang baik bukan hanya sekadar dilihat dari kondisi tidak marah atau tidak sedih pada diri seseorang.
Lebih dari itu, kesehatan mental erat kaitannya dengan kemampuan individu dalam mengenali perasaannya sendiri.
Para peserta diedukasi agar senantiasa mampu mengelola emosi dengan baik serta tidak memendam pergumulan atau masalah seorang diri.
Dalam penyampaian materi utamanya, Regina menegaskan kembali bahwa Tuhan sangat peduli pada kondisi hati dan jiwa setiap manusia, khususnya generasi muda.
Baca Juga:
7 Warisan Genetik Ayah ke Anak, Termasuk Kesehatan Mental
Ia mengingatkan para peserta binaan agar ketika sedang menghadapi suatu masalah, mereka tidak memilih sikap diam, menyembunyikan perasaan, atau mengalihkan perhatian secara berlebihan.
Salah satu contoh pengalihan yang keliru adalah kecanduan menggunakan telepon genggam, sementara kondisi hati mereka sebenarnya sangat membutuhkan perhatian dan pemulihan spiritual.
“Sharing dan doa adalah cara terbaik untuk mengurangi beban. Tuhan tidak hanya peduli pada nilai, prestasi, atau penampilan kalian, tetapi juga pada hati, pikiran, air mata, dan setiap pergumulan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Regina mengajak seluruh remaja untuk terus membangun fondasi mental yang sehat dan kuat. Menurut penjelasannya, mentalitas yang tangguh akan sangat menolong mereka dalam menghadapi ragam tekanan sosial agar tetap mampu menjalani kehidupan dengan langkah yang bijaksana dan penuh pengharapan.
Secara keseluruhan, kegiatan penyuluhan ini berlangsung dalam suasana yang hangat dan sangat terbuka. Para peserta tampak menyimak materi dengan baik, terlibat aktif dalam sesi diskusi, serta secara jujur berbagi tentang perasaan dan kondisi hati mereka.
Rangkaian kegiatan ini kemudian ditutup dengan sesi doa bersama dan dilanjutkan dengan acara makan makanan ringan bersama sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat hubungan kekeluargaan dalam kelompok binaan.
(*Red)
Tag:
#kesehatan mental remaja
#Kemenag Kalbar
#Kabupaten Sekadau
#Penyuluh Agama Kristen
#Kelas Ruth
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.