faktakalbar

Sampah Menumpuk, Pendakian Bukit Rentap Resmi Ditutup Sementara

Penulis: Redaksi Tuesday, 18 March 2025 📖 1 menit
Sampah Menumpuk, Pendakian Bukit Rentap Resmi Ditutup Sementara
FAKTAKALBAR.ID, SINTANG – Pemerintah Desa Ensaid Panjang, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang memberitahukan kepada seluruh pendaki yang ingin melakukan kegiatan atau pendakian ke puncak Bukit Rentap untuk ditutup sementara. Pemberitahuan disampaikan ini melalui akun Instagram @bukit_rentap_ofc pada Kamis, (27/2/2025). Pihak pengelola menutup akses pendakian karena banyak pendaki yang membuang sampah plastik sembarangan. Terlihat banyak sampah berserakan di jalur pendakian dan area puncak Bukit Rentap. [caption id="attachment_27126" align="alignnone" width="828"] Pengelola menutup akses naik ke Bukit Rentap dan memasang papan pemberitahuan. Terlihat banyaknya sampah yang menumpuk di depan papan tersebut (Gambar: @bukit_rentap_ofc/Instagram).[/caption] Hal ini menjadi keresahan bagi masyarakat Desa Ensaid Panjang dan Desa Ensaid Pendek. Hal ini karena masyarakat telah turun - temurun berusaha untuk menjaga kelesatarian hutan bukit sebaik mungkin.  Dika, salah seorang pengelola Bukit Rentap, menyatakan setuju dengan penutupan jalur pendakian ini. "Bagus ditutup sih , banyak sampah di atas, di jalur pendakiannya ada sampah yang diikat di pohon, pas di puncak sampah dimasukan ke dalam semak – semak. Emang bagus ditutup, terlalu banyak sampah,"  terangnya pada Senin, (17/3/2025). Dika menambahkan bahwa mereka kemungkinan akan membuka kembali jalur pendakian setelah Hari Raya Idulfitri. Selain itu, pembukaan akses naik menunggu pembangunan gerbang dan basecamp untuk penjaga jalur selesai. "Dibukanya habis lebaran keknya, buat gerbang sama base camp dulu,” ujarnya. Hingga kini, pihak pengelola masih menutup jalur pendakian ke Bukit Rentap. Mereka belum memastikan waktu pembukaan kembali jalur pendakian untuk umum. Pemerintah desa dan pengelola berharap pendaki dapat lebih bertanggung jawab menjaga kebersihan di masa mendatang.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK