faktakalbar

Perkuat Pertahanan Perbatasan, Singkawang dan Bengkayang Resmi Jadi Daerah Latihan TNI AD

Penulis: Redaksi Tuesday, 02 December 2025 📖 2 menit
Perkuat Pertahanan Perbatasan, Singkawang dan Bengkayang Resmi Jadi Daerah Latihan TNI AD
Faktakalbar.id, SINGKAWANG – Komando Daerah Militer ( Kodam ) XII/Tanjungpura mengambil langkah strategis untuk memperkuat pertahanan di wilayah perbatasan. Kodam XII/Tpr secara resmi menggandeng Pemerintah Kota Singkawang dan Pemerintah Kabupaten Bengkayang dalam penyediaan daerah latihan TNI AD. Baca Juga: Targetkan Swasembada Pangan, Pangdam XII/Tpr Simak Arahan Presiden soal Percepatan KDKMP Kesepakatan ini dikukuhkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung di Dayang Resort, Senin (1/12/2025). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamalulael, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, dan Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis. Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Jamalulael, menegaskan bahwa ketersediaan area latihan yang memadai di Kalimantan Barat adalah kebutuhan mutlak. Hal ini mengingat posisi geografis Kalbar yang berbatasan darat langsung dengan negara tetangga, Malaysia. Tanpa latihan yang rutin dan terukur, kemampuan tempur prajurit dikhawatirkan tidak akan maksimal. “Militer itu harus latihan. Dengan satuan sebanyak ini di Kalbar, kalau kita tidak punya tempat latihan, itu ibarat punya pisau tapi tidak pernah diasah,” ujar Pangdam dalam sambutannya. Mayjen Jamalulael memaparkan alasan pemilihan lokasi tersebut. Menurutnya, kombinasi keberadaan Bandara Singkawang dan wilayah laut Bengkayang menjadi faktor kunci dalam mendukung latihan berskala nasional hingga internasional. Baca Juga: Kasdam XII/Tpr Kukuhkan 500 Patriot Muda KKRI Batch III Wilayah laut Bengkayang yang luas memungkinkan mobilisasi pasukan melalui jalur maritim. Sementara itu, landasan pacu Bandara Singkawang dinilai mumpuni untuk melayani pendaratan pesawat angkut militer berat sekelas C-130 Hercules. “Bandara Singkawang juga sangat strategis untuk latihan gabungan, termasuk bila melibatkan dua negara atau lebih,” jelasnya. Merespons inisiatif tersebut, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menyatakan dukungan penuhnya. Ia menyambut baik penetapan wilayahnya sebagai daerah latihan TNI AD. Menurutnya, kehadiran militer yang berlatih justru akan meningkatkan rasa aman bagi warga setempat. “Masyarakat akan merasa aman, bisa tidur nyenyak kalau TNI-nya latihan di sini,” tuturnya. Selain aspek keamanan, Tjhai Chui Mie juga melihat peluang promosi daerah yang unik. Jika latihan gabungan melibatkan pasukan asing seperti dari Malaysia atau Singapura, hal ini bisa menjadi ajang promosi wisata gratis bagi Singkawang dan sekitarnya. “Kalau Singapura datang, mereka biasanya foto-foto dan mempromosikan lokasi latihan. Kami dapat keuntungan ganda,” tambahnya. Menutup pernyataannya, Wali Kota menegaskan komitmen Pemkot Singkawang untuk berkolaborasi dalam memenuhi kebutuhan operasional latihan. “Apa yang bisa kita kolaborasikan, kami selalu siap. Semoga kerja sama ini membawa berkah dan menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat. NKRI harga mati,” pungkasnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK