Pesona Little Chongqing, Wajah Baru Kota Singkawang Jelang Imlek 2577
Faktakalbar.id, SINGKAWANG –
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, resmi membuka rangkaian kegiatan Little Chongqing dalam rangka menyambut
Tahun Baru Imlek 2577
di Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Senin (16/2/2026) malam.
Acara yang berlangsung khidmat ini dimeriahkan dengan sembahyang bersama dan pesta kembang api yang memukau ribuan pengunjung di pusat kota.
Baca Juga:
18 Hari Pesta Rakyat, Stadion Kridasana Jadi Jantung Festival Imlek Singkawang 2026
Pembukaan ini menandai dimulainya pemasangan ornamen dan dekorasi khas bertajuk Little Chongqing di berbagai titik strategis.
Pemerintah Kota Singkawang menargetkan penataan ini bukan sekadar hiasan, melainkan sarana untuk menghadirkan pengalaman budaya yang mendalam bagi warga maupun wisatawan yang datang berkunjung.
Daya Tarik Budaya Little Chongqing
Dalam sambutannya, Tjhai Chui Mie menjelaskan bahwa suasana kota telah disiapkan sedemikian rupa agar setiap pengunjung dapat merasakan atmosfer perayaan yang kuat.
Penataan lampu hias dan dekorasi tematik menjadi identitas utama dalam Perayaan Imlek 2577 di Singkawang tahun ini.
“Setiap orang yang berkunjung akan merasakan semarak Imlek, karena di kota kita telah kita hias dengan lampu hias Little Chongqing,” ujar Tjhai Chui Mie.
Peresmian ditandai dengan pemukulan
loku
oleh Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Muhammadin dan jajaran Forkopimda.
Dentuman kembang api yang bersahutan di langit Singkawang menjadi simbol dimulainya rangkaian kemeriahan yang akan berlangsung hingga puncak perayaan nanti.
Filosofi Tahun Kuda Api: Kerja Keras dan Kompetisi
Tjhai Chui Mie memaparkan bahwa perayaan kali ini mengusung filosofi Tahun Kuda Api. Menurutnya, tahun ini melambangkan energi besar, kerja keras, serta semangat kompetisi yang sehat dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga:
Resmi Dimulai, Wali Kota Singkawang Buka Rangkaian Budaya Imlek dan Cap Go Meh
Ia mengajak warga untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana introspeksi diri atas pencapaian di tahun sebelumnya.
“Dengan semangat kuda yang luar biasa, kita juga harus bersemangat dan terus introspeksi diri dari apa yang sudah kita perbuat di tahun lalu. Mana yang harus ditingkatkan dan mana yang belum dicapai, mari kita wujudkan di tahun ini. Tahun kuda ini penuh persaingan dan kerja keras untuk mewujudkan impian,” tambahnya.
Selain persiapan Imlek, pemerintah kota juga menyelaraskan agenda dengan persiapan Ramadhan Fair. Hal ini menunjukkan harmoni keberagaman di Singkawang tetap menjadi prioritas utama.
Melalui Perayaan Imlek 2577 di Singkawang, diharapkan sektor pariwisata daerah meningkat dan memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku usaha lokal.
(Natash)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.