PETI di Sekadau Makin Terang-Terangan, Warga Pertanyakan Sikap Aparat Penegak Hukum
Faktakalbar.id, SEKADAU
– Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di
Desa Peniti
, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, kini berlangsung secara terang-terangan.
Praktik yang sebelumnya bergerak diam-diam kini makin terbuka, dengan suara mesin yang menggelegar hampir setiap hari dan terdengar hingga ke rumah-rumah warga.
“Kalau siang, suara mesinnya jelas terdengar. Sudah seperti kegiatan biasa saja,”
ujar seorang warga Peniti, Sabtu (31/5).
Ia menyebut, lokasi tambang itu hanya berjarak sekitar lima kilometer dari pusat kota Sekadau.
Tak hanya soal tambang ilegal, warga juga menyoroti dugaan penggunaan BBM jenis solar bersubsidi untuk mengoperasikan mesin dompeng.
Baca Juga:
Wakil DPRD Kapuas Hulu Abdul Hamid Apresiasi Program Desa Cendekia Berbasis Pertambangan Rakyat
Hal ini memperparah situasi, karena bukan hanya hukum lingkungan yang dilanggar, tetapi juga aturan terkait distribusi energi bersubsidi.
Sumber dari lapangan mengungkapkan bahwa praktik PETI ini diduga terlindungi oleh semacam sistem
“iuran”
ke oknum.
“Kabarnya ada setoran bulanan agar tidak diganggu. Ini yang bikin warga frustrasi. Sudah tahu ilegal, tapi dibiarkan,”
katanya.
Ketika diminta konfirmasi lebih lanjut, aparat setempat belum memberikan pernyataan resmi terkait kondisi ini. Minimnya tindakan hukum di lapangan memunculkan kesan pembiaran, meskipun bukti aktivitas berlangsung secara kasatmata.
Baca Juga:
Polisi Diminta Gelar Penyelidikan dan Penyidikan Terhadap AS, Diduga Pemodal Utama Tambang Ilegal Kalbar
Hingga berita ini diturunkan, belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah maupun kepolisian setempat untuk menghentikan aktivitas PETI di Desa Peniti.
Sementara itu, kekhawatiran masyarakat soal kerusakan lingkungan dan pencemaran terus meningkat, terutama terhadap sungai dan lahan produktif di sekitar area tambang.
(Tim)
Tag:
#kalbar
#Media Kalbar
#Pencemaran Sungai
#Desa Peniti
#kerusakan lingkungan
#dompeng
#masyarakat resah
#hukum lingkungan
#eksploitasi sumber daya
#aparat penegak hukum
#solar subsidi
#Tambang Ilegal
#Kalimantan Barat
#sekadau
#PETI
#tambang emas
#FaktaKalbar.id
#pertambangan liar
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.