Polisi Menyita Pedang dan Bendera Kelompok Remaja Saat Patroli Malam di Singkawang
Faktakalbar.id - Polres Singkawang menyita satu bilah pedang dan lima helai bendera identitas kelompok dari penertiban kerumunan remaja di kawasan Pantai Gratis, Kecamatan Singkawang Selatan, Minggu (30/8/2026) dini hari.
Faktakalbar.id - Polres Singkawang menyita satu bilah pedang dan lima helai bendera identitas kelompok dari penertiban kerumunan remaja di kawasan Pantai Gratis, Kecamatan Singkawang Selatan, Minggu (30/8/2026) dini hari.
Penyitaan barang bukti tersebut dilakukan saat polisi membubarkan sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran.
Berbagai bendera atribut kelompok ikut diamankan oleh tim gabungan di lokasi penertiban.
Barang bukti bendera yang diamankan memiliki berbagai tulisan identitas kelompok remaja.
Tulisan pada bendera tersebut antara lain "Robot Selatan Singkawangg 67 67", "Kampoeng Ghost", dan "Boys Stress Since 2018".
Selain itu, terdapat bendera bertuliskan "Mistrymalam Est2023#" serta "Reabon misteri Keep Smiling and Observing the World, Lowering Your Head So That It Is Not Easily Read".
Temuan senjata tajam jenis pedang membuat salah satu remaja berinisial RR harus berurusan dengan penyidik Satreskrim.
Proses hukum dan pemeriksaan mendalam masih berjalan untuk mendalami asal-usul senjata tajam tersebut.
Sementara itu, belasan remaja lainnya didata dan mendapatkan pembinaan di Markas Polres Singkawang.
Proses pemulangan remaja di bawah umur mewajibkan kehadiran orang tua dengan membawa dokumen resmi.
Orang tua wajib menunjukkan identitas diri berupa KTP, Kartu Identitas Anak, dan Kartu Keluarga.
Penertiban ini berawal dari aduan masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas kerumunan tersebut pada malam hari.
Pihak kepolisian menyampaikan apresiasi atas kepedulian warga yang aktif melaporkan potensi gangguan keamanan.
Warga mengimbau kepolisian untuk terus rutin menggelar patroli malam di kawasan rawan bentrokan.
Polres Singkawang berjanji akan terus meningkatkan intensitas patroli guna menjaga kondusivitas kota.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.