faktakalbar

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Lahan 0,7 Hektare di Desa Bungkang Sekayam

Faktakalbar.id - Aparat kepolisian memulai penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran lahan seluas 0,7 hektare di Desa Bungkang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Minggu (6/9/2026).

Penulis: Natash Sunday, 06 September 2026 📖 1 menit
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Lahan 0,7 Hektare di Desa Bungkang Sekayam
Petugas gabungan menyemprotkan air ke titik api yang membakar lahan seluas 0,7 hektare di Dusun Berungkat Sekayam, Jumat (4/9/2026) malam.

Faktakalbar.id - Aparat kepolisian memulai penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran lahan seluas 0,7 hektare di Desa Bungkang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Minggu (6/9/2026).

Insiden kebakaran yang terjadi pada Jumat (4/9) malam pukul 20.30 WIB tersebut hingga kini belum diketahui asal-usul titik apinya.

Pemeriksaan awal terhadap pemilik lahan dan warga pemukiman sekitar belum menghasilkan informasi pasti mengenai pemicu awal timbulnya api.

Tim penyidik Polsek Sekayam mulai mengumpulkan bahan keterangan serta memeriksa kondisi fisik vegetasi di area bekas terbakar.

Kapolsek Sekayam Sutikno menegaskan proses hukum tetap berjalan beriringan dengan langkah pemadaman di lapangan.

“Kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab kebakaran. Keterangan dari pemilik lahan dan warga sekitar akan kami kumpulkan, termasuk kondisi sebelum api muncul, sehingga penyebabnya dapat diketahui secara jelas berdasarkan fakta di lapangan,” kata Sutikno, Minggu (6/9/2026).

Sutikno menambahkan bahwa percepatan pemadaman sebelumnya melibatkan armada gabungan Brimob, TNI, Manggala Agni, serta masyarakat.

“Kami bersama personel gabungan langsung melakukan pemadaman setelah menerima informasi adanya kebakaran di Dusun Berungkat. Penanganan dilakukan secara terpadu agar api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lainnya,” tuturnya.

Kondisi kemarau panjang dan tiupan angin kencang menjadi faktor kerawanan utama yang memicu meluasnya kebakaran di wilayah perbatasan.

Warga setempat diminta tidak melakukan aktivitas pembakaran apa pun selama kondisi cuaca ekstrem masih melanda.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jika melihat adanya api atau asap, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” pungkasnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK