faktakalbar

Polsek Nanga Mahap Tingkatkan Patroli Cegah PETI di Sekadau

Penulis: Redaksi Sunday, 29 June 2025 📖 1 menit
Polsek Nanga Mahap Tingkatkan Patroli Cegah PETI di Sekadau
Faktakalbar.id, SEKADAU – Polsek Nanga Mahap meningkatkan intensitas patroli rutin sebagai langkah preventif dan preemtif dalam menekan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Kapolsek Nanga Mahap, IPDA Andre, menjelaskan bahwa patroli tersebut menyasar sejumlah desa di wilayah hukumnya dan telah berlangsung sejak awal dirinya menjabat. Baca Juga:   Polres Sekadau Gelar Dzikir Doa Jelang HUT Bhayangkara ke-79 Ia menegaskan bahwa upaya ini bertujuan menjaga keamanan lingkungan sekaligus mencegah kerusakan akibat aktivitas tambang ilegal. “ Kami juga sudah memasang spanduk larangan kegiatan PETI sebagai salah satu upaya sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatifnya ,” ujar Andre saat dikonfirmasi, Jumat (27/06/2025). Selain patroli, jajaran kepolisian turut melakukan edukasi dan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam praktik PETI. Baca Juga:   Bangunan di Pasar Nanga Mahap Dirobohkan, Erin Bersyukur dan Berterimakasih Pendekatan yang digunakan bersifat humanis, sementara penegakan hukum hanya akan dilakukan sebagai langkah terakhir. Ia menambahkan, kehadiran polisi secara aktif di tengah masyarakat bertujuan menciptakan rasa aman dan respons cepat terhadap informasi dari warga. Sinergi bersama elemen masyarakat juga terus dibangun agar pencegahan PETI dapat berjalan lebih efektif. Sebagai informasi, patroli pencegahan PETI ini dilakukan secara rutin satu kali dalam sepekan. “ Kami berharap seluruh pihak ikut berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kecamatan Nanga Mahap ,” tutup Andre. (fd)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK