faktakalbar

Potret Haru di Cibangkonol: Ketika 'Bucket' Ekskavator Jadi Tandu Darurat bagi Ayah yang Sakit

Penulis: Redaksi Monday, 15 December 2025 📖 2 menit
Potret Haru di Cibangkonol: Ketika 'Bucket' Ekskavator Jadi Tandu Darurat bagi Ayah yang Sakit
Faktakalbar.id, NASIONAL – Di tengah deru mesin alat berat dan lumpur yang memutus akses jalan, sebuah pemandangan kontras yang menggetarkan hati terekam kamera di kawasan Cibangkonol Jati, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Bukan tanah atau bebatuan yang diangkut oleh bucket (keranjang pengeruk) ekskavator berwarna kuning itu, melainkan tubuh renta seorang ayah yang sedang terkulai lemah karena sakit. Video yang diunggah oleh akun TikTok @bppberkahpalaputra pada Sabtu (13/12/2025) ini viral dan memancing air mata warganet . Dalam rekaman tersebut, terlihat sang kakek meringkuk pasrah di dalam dinginnya besi pengeruk tanah. Baca Juga:  Kakek Masir Dituntut 2 Tahun Penjara: Benturan UU Konservasi dan Realitas Kemiskinan Struktural Di sampingnya, seorang Wanita yang diduga kuat adalah putrinya duduk bersimpuh, memegang erat tubuh sang ayah, berusaha memberikan rasa aman di tengah guncangan alat berat yang melintasi medan terjal. Akses Terputus, Kemanusiaan Menyambung Peristiwa ini terjadi lantaran akses jalan utama di desa tersebut sedang dalam kondisi rusak parah dan dalam tahap perbaikan, sehingga tidak mungkin dilalui oleh ambulans maupun kendaraan roda empat biasa. Namun, urgensi medis tidak bisa menunggu jalanan mulus. Dalam situasi darurat tersebut, alat berat yang biasanya garang meratakan tanah, beralih fungsi menjadi "tandu darurat" penyelamat nyawa. Sang operator ekskavator dengan sangat hati-hati menggerakkan lengan hidrolik mesinnya. Ia berusaha selembut mungkin memindahkan "muatan" berharganya agar tidak terguncang. Begitu bucket mendekati tanah yang lebih stabil, sang operator berteriak lantang kepada para pekerja proyek yang ada di bawah. "Ayo, angkat! Hati-hati!" serunya memberi komando. Dengan sigap, para tukang dan warga yang berada di lokasi langsung menyambut tubuh sang kakek. Tanpa mempedulikan lumpur yang mengotori pakaian, mereka bergotong royong menggendong dan memapah kakek tersebut menuju tempat yang lebih aman untuk segera mendapatkan pertolongan medis. Doa di Balik Kemudi Alat Berat Momen yang paling menyentuh hati bukan hanya pada proses evakuasinya, melainkan pada ketulusan yang terucap dari sang operator ekskavator. Di balik kemudinya, di sela-sela konsentrasinya mengendalikan alat berat, terdengar suara parau operator tersebut memanjatkan doa. "Ya Allah, berikanlah kesembuhan untuknya," ucapnya lirih namun penuh harap. Kejadian di Cibangkonol ini menjadi pengingat bagi kita semua. Bahwa di tengah keterbatasan fasilitas dan sulitnya medan infrastruktur, rasa kemanusiaan dan semangat gotong royong warga tidak pernah putus. Besi alat berat boleh saja dingin dan keras, namun hati orang-orang yang mengoperasikannya penuh dengan kehangatan dan kepedulian. Baca Juga:  Gagal Kirim Sabu ke Surabaya, Kakek 61 Tahun Dibekuk Tim Labubu Polres Kubu Raya (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK