Raja Sanggau Tolak Premanisme Bermodus Ormas
FaktaKalbar.id, SANGGAU –
Raja Sanggau, Pangeran Ratu Surya Negara Drs. H. Gusti Arman, M.Si., menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk premanisme yang mengatasnamakan organisasi kemasyarakatan (ormas).
Seruan itu ia sampaikan dalam pertemuan silaturahmi bersama Kepolisian Resor Sanggau saat momentum Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, Minggu (6/4).“Idulfitri adalah momen yang tepat untuk memperkuat ikatan persaudaraan dan menumbuhkan rasa solidaritas antarkelompok masyarakat. Kita harus menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi serta menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi memecah belah masyarakat,” ujar Gusti Arman dengan penuh semangat.
Pernyataan tersebut dilontarkan dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman resmi Raja Sanggau, yang dihadiri Kabag Ops Polres Sanggau AKP PSC. Kusuma Wibawa, S.H., M.A.P., bersama sejumlah pejabat utama Polres. Silaturahmi itu menjadi ruang penting untuk membahas isu-isu strategis, termasuk maraknya tindakan premanisme yang membawa nama ormas dan meresahkan warga.
Gusti Arman menyambut baik langkah proaktif Polres Sanggau dalam menjaga ketertiban dan stabilitas keamanan wilayah. Ia juga menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kerukunan dan tidak terprovokasi oleh tindakan-tindakan yang mencederai nilai-nilai persatuan.“Sanggau adalah tanah damai. Tidak boleh ada yang membawa kekerasan ke wilayah ini, apalagi mengatasnamakan adat atau organisasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kabag Ops AKP Kusuma Wibawa menegaskan komitmen kepolisian untuk memberantas aksi premanisme dan tidak mentoleransi segala bentuk intimidasi yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu.“Kami tidak akan mentoleransi segala bentuk aksi premanisme, terlebih jika dilakukan dengan membawa nama organisasi tertentu. Hal ini sangat merugikan masyarakat dan mencederai semangat persatuan di tengah keberagaman,” katanya.
Kusuma menambahkan, meski penegakan hukum akan dilakukan dengan pendekatan humanis, Polres Sanggau tidak akan ragu mengambil tindakan tegas jika situasi mengancam ketertiban umum.Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan tokoh masyarakat dalam menciptakan kondusivitas daerah. “Keberhasilan menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tapi juga hasil partisipasi aktif semua elemen masyarakat,” ucapnya.
Silaturahmi tersebut ditutup dengan pernyataan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas daerah dan menolak segala bentuk kekerasan, intimidasi, dan premanisme di wilayah Bumi Daranante.(arya)
Tag:
#kalbar
#Polda Kalbar
#berita sanggau
#FaktaKalbar.id
#Polres Sanggau
#Informasi Sanggau
#Raja Sanggau
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.