Ratusan Warga Tayan Hilir Sanggau Gelar Salat Istisqa Minta Hujan Turun
Faktakalbar.id - Sekitar 700 umat Muslim di Kecamatan Tayan Hilir menggelar Sholat Istisqa di halaman Masjid Jami' Darussalam, Jalan Keraton, Dusun Pedalaman, Desa Pedalaman, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Rabu (2/9/2026) pagi.
Faktakalbar.id - Sekitar 700 umat Muslim di Kecamatan Tayan Hilir menggelar Sholat Istisqa di halaman Masjid Jami' Darussalam, Jalan Keraton, Dusun Pedalaman, Desa Pedalaman, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Rabu (2/9/2026) pagi.
Ibadah yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar serta doa bersama memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau yang melanda wilayah setempat.
Jamaah yang memadati area masjid terdiri dari warga lokal, tokoh agama, hingga jajaran aparatur lintas instansi di Kecamatan Tayan Hilir.
Pelaksanaan Sholat Istisqa dipimpin oleh Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Kecamatan Tayan Hilir Ahmad Fauzi yang bertindak sebagai imam.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Tayan Hilir Hadi Saputra bertindak sebagai khatib untuk menyampaikan khotbah di hadapan ratusan jamaah.
Kondisi musim kering yang berpotensi memicu bencana kekeringan dan kebakaran lahan menjadi alasan utama warga menggelar ikhtiar spiritual tersebut.
Sejumlah personel kepolisian, TNI, hingga BKO Korps Brimob Polri turut membaur bersama masyarakat dalam barisan saf salat Minta Hujan.
Kapolsek Tayan Hilir Kusdarwanto menilai ibadah bersama ini menjadi sarana penguat kebersamaan warga di tengah ancaman cuaca ekstrem.
“Sholat Istisqa ini merupakan ikhtiar bersama. Kami berharap doa yang dipanjatkan masyarakat dapat menjadi bagian dari usaha untuk memohon pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT. Di sisi lain, kegiatan ini juga mengingatkan kita agar terus menjaga lingkungan dan tidak mengabaikan potensi dampak musim kering,” kata Kusdarwanto.
Kusdarwanto mengingatkan warga agar tetap memelihara lingkungan sekitar guna meminimalkan potensi bahaya dari dampak kemarau panjang.
Ibadah terpadu tersebut berjalan dengan aman, lancar, serta penuh kekhusyukan hingga seluruh rangkaian acara berakhir pada siang hari.
Masyarakat yang hadir berharap agar hujan dapat segera mengguyur kawasan Tayan Hilir untuk memulihkan ketersediaan air bersih dan meredam bahaya asap.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.