faktakalbar

Rentetan Bencana Alam Landa Indonesia: Karhutla, Kekeringan, dan Banjir Terjadi Serentak

Penulis: Redaksi Thursday, 07 August 2025 📖 2 menit
Rentetan Bencana Alam Landa Indonesia: Karhutla, Kekeringan, dan Banjir Terjadi Serentak
Faktakalbar.id, NASIONAL - Indonesia menghadapi serangkaian bencana alam di Indonesia yang signifikan dalam kurun waktu 24 jam. Berdasarkan laporan yang dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) dari Selasa (5/8) hingga Rabu (6/8) pagi, sejumlah wilayah di Tanah Air dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, cuaca ekstrem, hingga banjir. Baca Juga: BNPB Catat 9 Bencana dalam Sehari, Karhutla dan Banjir Dominasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumatra dan Kalimantan Bencana karhutla dilaporkan terjadi di dua provinsi berbeda. Di Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, api melalap lahan seluas 17 hektare di dua desa pada Senin (4/8). Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Deli Serdang segera turun tangan untuk memadamkan api dengan menggunakan pompa gendong dan gepyok. Pada hari yang sama, kejadian serupa juga melanda Desa Jelarai Selor di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. BPBD setempat melaporkan lahan seluas 6 hektare terbakar. Upaya pemadaman darat yang dilakukan tim gabungan berhasil mengendalikan api pada pukul 22.00 waktu setempat. Baca Juga: Waspada Bencana: BNPB Rilis Data Karhutla dan Banjir di Berbagai Provinsi Kekeringan dan Cuaca Ekstrem di Jawa dan Sumatra Di tengah musim kemarau, kekeringan melanda Desa Ngaluran, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Bencana ini berdampak pada 2.180 jiwa. Sebagai respons, BPBD Kabupaten Demak telah mendistribusikan total 65.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga. Masih di Jawa Tengah, cuaca ekstrem yang dipicu hujan lebat dan angin kencang menerjang Kabupaten Boyolali. Peristiwa ini menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya luka ringan. Dampak materiel juga signifikan, dengan puluhan rumah dan bangunan rusak. Angin kencang juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, yang mengakibatkan puluhan rumah dan satu warung mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi dari ringan hingga berat. Baca Juga: Banjir Lahar Dingin Lewotobi Laki-laki Terjang Flores Timur, Jalan Trans Flores Lumpuh Banjir Merendam Wilayah Maluku Sementara itu, bencana hidrometeorologi basah berupa banjir terjadi di Provinsi Maluku. Di Desa Suli, Kabupaten Maluku Tengah, banjir menyebabkan dua rumah rusak berat, dua rusak ringan, dan satu rumah hanyut. Banjir dengan skala lebih luas juga melanda empat desa di Kabupaten Seram Bagian Barat. BPBD Provinsi Maluku mencatat sebanyak 280 unit rumah, satu kantor desa, dan satu PAUD terendam. Selain itu, satu unit jembatan juga dilaporkan mengalami kerusakan. Berdasarkan laporan terakhir pada Selasa (5/8), banjir di kedua wilayah tersebut telah surut. Menanggapi rentetan bencana alam di Indonesia ini, BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah dan segenap masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya di tengah musim kemarau yang berpotensi menimbulkan kejadian karhutla dan kekeringan. Baca Juga: Banjir dan Karhutla Terjadi di Sejumlah Daerah, BNPB Minta Daerah Tetap Waspada Warga diimbau tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan dan melaporkan kejadian kebakaran kepada pihak berwenang untuk mencegah kebakaran meluas di lokasi terdampak. Senantiasa waspada terhadap cuaca ekstrem maupun banjir yang dapat terjadi sewaktu-waktu, seperti memastikan saluran air berfungsi dengan baik serta memangkas pohon yang terlalu rimbun agar tidak membahayakan rumah saat tumbang. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK