10 Ruko di Pasar Tembesuk Sintang Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta
Faktakalbar.id, SINTANG
– Kebakaran besar melanda kawasan
Pasar Tembesuk
, Jalan WR Supratman,
Kelurahan Kapuas Kanan Hulu
, Kecamatan Sintang, Kalimantan Barat, Sabtu (12/07/2025).
Baca Juga:
Pemkot Pontianak Tanggap Darurat Kebakaran, 26 Warga Terdampak Dapat Bantuan
Sedikitnya sepuluh pintu ruko hangus terbakar dalam insiden tersebut. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Wakapolsek Sintang Kota, Ipda Benni Fernando, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.57 WIB.
Informasi awal datang dari grup WhatsApp dan laporan langsung warga yang melihat kepulan asap dan api dari arah pasar.
Polisi bersama tim pemadam kebakaran dan relawan segera menuju lokasi untuk mengamankan situasi dan membantu proses evakuasi.
“
Kobaran api melalap sejumlah ruko yang berjejer di kawasan padat itu. Api pertama kali terlihat membesar di sekitar ruko dekat pangkalan ojek pasar
,” ungkapnya, dalam keterangan tertulisnya.
Tidak butuh waktu lama, si jago merah merambat ke deretan bangunan lain yang sebagian besar merupakan tempat usaha.
Baca Juga:
Kebakaran Hanguskan Dapur Rumah Warga di Sambas, Satu Motor Ikut Terbakar
Upaya pemadaman dilakukan secara cepat oleh regu pemadam dari tiga pos, yaitu Pos Sungai Durian, Pos Seroja, dan Pos Menteng, yang tiba di lokasi pada pukul 14.03 WIB.
Objek bangunan yang terbakar cukup beragam, mulai dari warung bakso, dealer motor, toko kelontong, toko mebel, hingga kios parfum dan toko emas.
Kepulan asap tebal dan kondisi bangunan yang didominasi material kayu menyulitkan proses pemadaman.
Namun, berkat kerja sama cepat antara petugas pemadam, aparat kepolisian, TNI, serta para relawan dari Yayasan Busera, api berhasil dikendalikan.
“
Sebagian besar bangunan tidak bisa diselamatkan karena sudah terbakar habis saat petugas tiba
,” tuturnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Namun, kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah mengingat nilai aset dan barang dagangan yang ikut terbakar.
“
Penyelidikan penyebab kebakaran masih berlangsung
,” jelasnya.
Polisi akan memeriksa saksi-saksi di lokasi dan mempelajari titik awal munculnya api.
Untuk sementara, warga diminta tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi dari penyelidikan yang tengah berjalan.
(fd)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.