faktakalbar

Rusak Parah dan Berlumpur, Akses Jalan Inggar di Kayan Hilir Sulitkan Warga

Penulis: Redaksi Sunday, 07 December 2025 📖 1 menit
Rusak Parah dan Berlumpur, Akses Jalan Inggar di Kayan Hilir Sulitkan Warga
Faktakalbar.id, SINTANG – Mobilitas masyarakat di Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang , terhambat akibat kerusakan infrastruktur yang cukup parah. Kondisi ruas Jalan Inggar saat ini dilaporkan sangat memprihatinkan, dipenuhi lubang dan lumpur dalam yang menyulitkan kendaraan untuk melintas. Baca Juga: Jalan Rusak Parah, Warga Sepauk Sintang Gotong Royong Tambal Lubang Lumpur dengan Kayu Kerusakan infrastruktur ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga sehari-hari. Berdasarkan pantauan di lapangan, akses jalan yang hancur membuat pengendara, khususnya kendaraan roda dua, harus berjuang keras untuk melewati rute tersebut. Tantangan terberat dirasakan oleh warga yang menggunakan sepeda motor untuk mengangkut barang belanjaan atau kebutuhan pokok. Kondisi tanah yang labil, licin, dan berlubang menyebabkan ban kendaraan mudah selip. Tak jarang, warga yang membawa muatan harus berhenti karena kendaraannya terperosok dan tersangkut di dalam kubangan lumpur yang dalam. Situasi ini memaksa pengendara untuk mengeluarkan tenaga ekstra guna mendorong atau mengangkat kendaraan mereka agar bisa melanjutkan perjalanan. Baca Juga: 20 Tahun Jalan Begandong-Mansik ‘Bonyok’, Warga Sintang Butuh Seharian Tempuh Jarak 5 Km Kerusakan pada akses jalan rusak di Sintang wilayah Kayan Hilir ini dikeluhkan warga karena sudah berlangsung cukup lama. Masyarakat berharap pemerintah segera menurunkan alat berat atau melakukan penimbunan darurat agar jalan tersebut dapat dilalui dengan aman, sehingga roda perekonomian di Kecamatan Kayan Hilir tidak terganggu akibat isolasi akses transportasi. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK