faktakalbar

Selang Solar Pecah, Excavator Milik DLH Sanggau Terbakar di TPA Sungai Kosak

Penulis: Redaksi Sunday, 12 April 2026 📖 2 menit
Selang Solar Pecah, Excavator Milik DLH Sanggau Terbakar di TPA Sungai Kosak
Faktakalbar.id, SANGGAU – Satu unit alat berat jenis excavator milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sanggau ludes terbakar di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sungai Kosak, Kelurahan Sei Sengkuang, Kecamatan Kapuas, pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden excavator terbakar di Sanggau ini terjadi secara mendadak saat alat berat tersebut sedang aktif beroperasi mengelola tumpukan sampah. Baca Juga:  Rumah Lansia Ludes Jadi Abu, Kebakaran di Beduai Berawal dari Sisa Api Memasak Alat berat bermerek Hitachi tipe PC 100 tersebut dikendalikan oleh operator bernama Hendro Febrianto. Berdasarkan keterangan Hendro, peristiwa bermula ketika dirinya sedang menjalankan excavator untuk pekerjaan rutin di TPA. Secara tiba-tiba, selang solar pada area mesin mengalami kerusakan hingga pecah. Pecahnya selang ini mengakibatkan bahan bakar menyembur keluar dan menyebar ke bagian mesin yang sedang menyala. Tumpahan bahan bakar tersebut memicu terjadinya korsleting pada sistem kelistrikan mesin yang seketika menimbulkan percikan api. Api dengan cepat membesar dan melalap bagian mesin alat berat dalam waktu singkat. Menyadari bahaya tersebut, operator segera menjauh dari alat berat dan langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Sanggau. Petugas Damkar yang tiba di lokasi segera melakukan tindakan penyemprotan air. Berkat respons cepat, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sebelum merambat ke area tumpukan sampah atau memicu kebakaran yang lebih luas di kawasan TPA. Baca Juga:  Bara Kayu Bakar Picu Kebakaran di Beduai Sanggau, Rumah Lansia Ludes Rata dengan Tanah Kapolsek Kapuas Marianus membenarkan adanya insiden excavator terbakar di Sanggau tersebut. Ia menyatakan bahwa jajaran kepolisian telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi mata, termasuk sang operator. “Berdasarkan hasil keterangan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh pecahnya selang solar yang menyebabkan kebocoran bahan bakar dan memicu korsleting. Tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa ini,” jelasnya. Marianus memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Saat ini, total kerugian materiil akibat kerusakan alat operasional ini masih dalam proses pendataan dan perhitungan rinci oleh pihak DLH Kabupaten Sanggau. Pihak kepolisian mengimbau para operator dan pemilik alat berat untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan dan kelayakan teknis sebelum beroperasi. Pemeriksaan rutin pada komponen vital kelistrikan dan saluran bahan bakar wajib dilakukan secara berkala guna mencegah insiden serupa terulang kembali di masa mendatang. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK