faktakalbar

Sidak SPBU di Sanggau, Wabup Minta Warga Tak Panik dan Berhenti Timbun BBM

Penulis: Redaksi Tuesday, 17 March 2026 📖 2 menit
Sidak SPBU di Sanggau, Wabup Minta Warga Tak Panik dan Berhenti Timbun BBM
Faktakalbar.id, SANGGAU – Wakil Bupati Sanggau , Susana Herpena, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di dalam wilayah Kota Sanggau pada Senin (16/3/2026). Langkah tanggap ini diambil menyusul adanya antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat yang mengular hingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut. Baca Juga: Warga Antre Panjang karena Panic Buying, Pemkot Kaji Opsi Pembatasan BBM di Singkawang Dalam kegiatan sidak SPBU di Sanggau ini, Susana turun ke lapangan didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperindagkop dan UM) Rizma Aminin, Kepala Bidang Pasar Nurtiati, serta mendapat pengawalan dari personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Di lokasi pengisian bahan bakar, ia langsung meninjau kondisi antrean sekaligus berdiskusi dengan sejumlah warga. "Dalam beberapa hari ini saya lewat disini dan melihat langsung antrian panjang hingga mengganggu arus lalu lintas," ucap Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena disela-sela sidak. Berdasarkan hasil wawancara dan pantauan di lapangan, Susana menemukan indikasi kuat bahwa fenomena antrean panjang ini dipicu oleh kepanikan warga ( panic buying ). Kepanikan tersebut diduga muncul akibat adanya kekhawatiran masyarakat merespons pernyataan dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang sempat menyebutkan bahwa ketahanan stok BBM nasional hanya cukup untuk 20 hari. "Ditambah lagi perang Timur Tengah yang mempengaruhi pola pikir masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sehingga menimbulkan panik buying di tengah masyarakat," jelasnya. Menanggapi fenomena tersebut, Susana mengaku heran dengan tingginya lonjakan antrean. Ia menegaskan bahwa sejauh ini sama sekali tidak terjadi kelangkaan pasokan BBM di Kabupaten Sanggau. Baca Juga: Pakai Motor Tangki Modifikasi, Lima Pelaku Penimbunan BBM Subsidi di Pontianak Terancam Enam Tahun Penjara Adanya sedikit keterlambatan suplai murni disebabkan oleh perubahan rute moda transportasi distribusi logistik dari pihak penyuplai. "Distribusi lancar, memang ada sedikit kendala karena jobber Pertamina yang biasa mengirin BBM lewat sungai, sekarang lewat darat sehingga harus antri menunggu giliran. Untuk distribusi justru ditambah sekitar 10 persen jelang Idul Fitri, jadi tidak ada alasan sebenarnya masyarakat panik," tegasnya. Mengakhiri agenda sidak SPBU di Sanggau tersebut, Pemerintah Kabupaten Sanggau mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan membeli bahan bakar sesuai dengan kebutuhan normal harian tanpa perlu menimbun. "Masyarakat tidak perlu panik tidak usah berpikir macam-macam, apalagi sampai ngantri bawa jerigen, tidak perlu lagi, beli saja BBM secukupnya, jalani saja seperti biasa. Kami pemerintah daerah memastikan BBM untuk wilayah Sanggau aman dan cukup," pungkasnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK