faktakalbar

Sinergi Lintas Sektor Mobilisasi Armada Padamkan Karhutla di Tayan Hilir Sanggau

Faktakalbar.id - Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, melibatkan kolaborasi berskala besar antara aparat, perusahaan swasta, dan masyarakat pada Selasa (1/9/2026). Mobilisasi kekuatan gabungan ini…

Penulis: Natash Thursday, 03 September 2026 📖 1 menit
Sinergi Lintas Sektor Mobilisasi Armada Padamkan Karhutla di Tayan Hilir Sanggau

Faktakalbar.id - Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, melibatkan kolaborasi berskala besar antara aparat, perusahaan swasta, dan masyarakat pada Selasa (1/9/2026).

Mobilisasi kekuatan gabungan ini dilakukan untuk merespons ancaman karhutla yang melahap kawasan hutan berstruktur tanah mineral di Desa Kawat.

Berbagai elemen seperti Polri, TNI, Kesatuan Pengelolaan Hutan Sanggau Barat, serta jajaran pemadam swasta dikerahkan penuh menuju titik lokasi kebakaran.

Dukungan operasional dari sektor swasta terlihat dari pelibatan tim Damkar PT ICA, petugas keamanan PT Antam, hingga armada Damkar PT META.

Sejumlah unit kendaraan taktis dan pemadam dikerahkan guna menjangkau area terdampak di RT 10 Serayak Dusun Kawat tersebut.

Armada yang diturunkan mencakup kendaraan operasional Polsek Tayan Hilir, truk Damkar Binsika, hingga mobil pemadam milik Koramil 1204-07.

KPH Sanggau Barat serta Pemerintah Desa Pedalaman juga menyiagakan armada penyiram guna mempercepat proses penyekatan jalur api.

PT META turut memasok satu unit kendaraan tangki R10 untuk menjamin ketersediaan air selama proses pemadaman berlangsung di lapangan.

Pelibatan banyak pihak ini terbukti efektif menekan laju kebakaran sehingga titik api dapat terkendali sebelum meluas ke kawasan permukiman.

Kapolsek Tayan Hilir Kusdarwanto mengapresiasi kekompakan seluruh unsur yang bergerak cepat menanggulangi ancaman kebakaran di daerahnya.

“Begitu informasi kebakaran diterima, kami langsung menggerakkan personel dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan pemadaman. Penanganan tidak bisa dilakukan sendiri, sehingga sinergi antara Polri, TNI, pemadam kebakaran, pihak perusahaan, kehutanan, dan masyarakat sangat diperlukan agar api dapat segera dikendalikan,” kata Kusdarwanto.

Kusdarwanto menegaskan pentingnya kewaspadaan warga sekitar agar tidak melakukan aktivitas yang memicu percikan api di area rentan karhutla.

"Meskipun api telah berhasil ditangani dengan baik, pemantauan tetap diperlukan untuk memastikan tidak terjadi kembali titik api atau bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan," ujar Kusdarwanto.

Koordinasi lintas instansi dipastikan bakal terus berjalan sebagai langkah pencegahan dini bahaya karhutla di wilayah Tayan Hilir.

Pemantauan berkala di lokasi bekas kebakaran akan tetap dilakukan oleh aparat kepolisian bersama masyarakat setempat.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK