faktakalbar

Sintang Perkuat Komitmen Wujudkan 'Satu Data Sintang' untuk Pembangunan Akuntabel

Penulis: Redaksi Friday, 26 September 2025 📖 1 menit
Sintang Perkuat Komitmen Wujudkan 'Satu Data Sintang' untuk Pembangunan Akuntabel
Faktakalbar.id, SINTANG - Pemerintah Kabupaten Sintang memperkuat komitmennya untuk mewujudkan 'Satu Data Sintang'. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral yang berlangsung pada Kamis, (25/9/2025). Program ini bertujuan memastikan setiap data pembangunan di Sintang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Baca Juga: Pemkab Sintang Buka 2.391 Formasi PPPK Paruh Waktu Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, menekankan pentingnya kualitas data sebagai fondasi utama perumusan kebijakan publik. "Tanpa data yang akurat, perencanaan pembangunan bisa meleset dari kebutuhan masyarakat," tegasnya. Kartiyus menjelaskan, pembinaan ini bertujuan menguatkan peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengelola data sesuai bidangnya masing-masing. "Kalau setiap OPD serius menjaga kualitas datanya, maka cita-cita Satu Data Sintang bisa terwujud," ujarnya. Ia menambahkan, data yang dihasilkan tidak hanya perlu terkumpul, tetapi juga terintegrasi. Baca Juga: Pemkab Sintang Gelar Konsultasi Publik Tahap II untuk Penyusunan RTRW Integrasi data diyakini akan membantu pemerintah melihat persoalan masyarakat secara menyeluruh dan merumuskan program yang lebih tepat sasaran. "Misalnya dalam penanganan kemiskinan, kita tidak hanya bicara soal pendapatan, tetapi juga pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar," kata Kartiyus. Peserta yang mengikuti kegiatan ini mengapresiasi langkah Pemkab Sintang. Mereka menilai pembinaan statistik sektoral ini dapat mengurangi perbedaan data antarinstansi dan menyatukan standar pengelolaan data. Baca Juga: Pemkab Sintang dan Kejari Teken MoU Penanganan Hukum dan Pemulihan Aset Pemkab Sintang menargetkan data sektoral yang ada bisa terintegrasi dalam satu sistem terbuka yang dapat diakses publik. "Kalau data terbuka dan mudah diakses, masyarakat juga bisa ikut mengawasi. Itu akan membuat pembangunan lebih transparan dan akuntabel." pungkas Kartiyus. Dengan demikian, 'Satu Data Sintang' diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pembangunan daerah. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK