Sopir Mengantuk Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Nanga Mahap
Faktakalbar.id - Dua pengendara sepeda motor asal Kabupaten Kapuas Hulu tewas dalam insiden kecelakaan maut di Nanga Mahap setelah ditabrak oleh sebuah mobil box pada Rabu sore. Peristiwa nahas yang melibatkan mobil box dan sepeda motor Honda Revo i…
Faktakalbar.id - Dua pengendara sepeda motor asal Kabupaten Kapuas Hulu tewas dalam insiden kecelakaan maut di Nanga Mahap setelah ditabrak oleh sebuah mobil box pada Rabu sore.
Peristiwa nahas yang melibatkan mobil box dan sepeda motor Honda Revo ini secara rinci terjadi di Desa Nanga Suri Kabupaten Sekadau sekitar pukul 16.00 WIB.
Insiden tabrakan tersebut mengakibatkan dua orang pria berinisial SP (40) dan PD (39) meninggal dunia usai terseret oleh kendaraan bermuatan barang tersebut.
Kapolsek Nanga Mahap Andre melalui Plt Kasi Humas Polres Sekadau Iwan Kurniawan membenarkan peristiwa kecelakaan maut di Nanga Mahap tersebut.
Kecelakaan mematikan ini melibatkan mobil Box Wings yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial NM (23) bersama rekannya RN (43).
Sebelum musibah itu terjadi kedua pria tersebut diketahui sedang dalam perjalanan untuk mengantarkan pasokan barang menuju ke sejumlah toko di wilayah setempat.
"Dari keterangan yang diperoleh petugas, terdapat indikasi sopir sempat mengantuk saat mengemudikan mobil," kata Iwan, Kamis (16/7/2026).
Iwan menjelaskan bahwa berdasarkan pengakuan sopir yang bersangkutan sempat tertidur saat berkendara dan baru tersadar ketika jarak sepeda motor di depan sisi kanan mobilnya sudah sangat dekat.
Sopir yang terkejut lantas kehilangan kendali sehingga mobil menabrak sepeda motor dan menyeret kedua korban bersama kendaraannya hingga beberapa meter dari titik awal benturan.
"Sopir juga mengaku baru pertama kali melintasi wilayah Kecamatan Nanga Mahap sehingga belum mengenal kondisi jalan di lokasi kejadian," ujarnya.
Usai insiden mengerikan itu sang sopir bersama rekannya segera mendatangi Polsek Nanga Mahap untuk melaporkan peristiwa tabrakan tersebut kepada pihak berwajib.
Keduanya juga sengaja mengamankan diri ke kantor polisi terdekat karena merasa khawatir akan menjadi sasaran amuk massa dari warga sekitar.
Menerima laporan tersebut personel Polsek Nanga Mahap bersama petugas Puskesmas Nanga Mahap langsung bergegas mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi tubuh korban.
Kedua korban sempat dilarikan ke Puskesmas Nanga Mahap namun sayangnya dinyatakan telah meninggal dunia usai menjalani pemeriksaan medis secara intensif.
"Korban PD mengalami patah tulang wajah dan cedera berat pada kepala. Sementara SP mengalami patah tulang paha, patah dada bagian kiri atas, serta cedera berat pada kepala," jelas Iwan.
Iwan menambahkan bahwa proses penanganan kecelakaan lalu lintas ini selanjutnya telah diserahkan sepenuhnya kepada Unit Gakkum Satlantas Polres Sekadau guna proses penyidikan lebih lanjut.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.