faktakalbar

Soroti Ketimpangan, Menkeu Purbaya Seloroh Pilih Potong Gaji Pegawai Pajak atau Naikkan yang Lain

Penulis: Redaksi Sunday, 29 March 2026 📖 1 menit
Soroti Ketimpangan, Menkeu Purbaya Seloroh Pilih Potong Gaji Pegawai Pajak atau Naikkan yang Lain
Faktakalbar.id, NASIONAL  — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa blak-blakan menyoroti adanya ketimpangan gaji di lingkungan Kementerian Keuangan, khususnya antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dengan direktorat lainnya. Hal ini terungkap dalam momen pelantikan Sekjen Kementerian Keuangan baru-baru ini. Purbaya menceritakan pengalamannya saat melakukan mutasi pegawai dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) ke Direktorat Jenderal Pajak untuk menutupi kekurangan personel. Namun, ia menemukan adanya kesan eksklusivitas karena perbedaan besaran penghasilan. Baca Juga:  APBN di Tepi Jurang, Kinerja Purbaya Mulai Dipertanyakan "Tempatnya Pak Prima (DJPb) (saya pindah) ke Pajak. Tapi orang Pajak kesan pertamanya 'Huu, gue lebih tinggi'. Ini (karena) gajinya lebih tinggi Pajak," seloroh Purbaya, dikutip Sabtu (28/3/2026). Menanggapi ketimpangan tersebut, Purbaya melontarkan solusi yang sempat memicu tawa para pejabat eselon I yang hadir, termasuk Dirjen Pajak Bimo Wijayanto. Ia menawarkan pilihan ekstrem untuk menyetarakan kesejahteraan para pegawai di bawah komandonya. "Kita potong atau kita naikin yang lain?" tanya Purbaya. Ia kemudian mengulangi pilihannya untuk menegaskan adanya kesenjangan tersebut. "Ya kan dua pilihan, kita samakan, potong yang Pajaknya atau yang lain kita naikin semua?" tambahnya. Purbaya bahkan sempat melempar candaan kepada Dirjen Anggaran, Luky Alfirman, terkait ketersediaan dana jika opsi menaikkan gaji direktorat lain benar-benar diambil. Ia meyakini Dirjen Anggaran akan menjadi pihak yang paling berat menyetujui hal tersebut karena pertimbangan beban APBN. "Pak Luky pasti tidak setuju karena masalah anggaran ya... dia tidak setuju nanti protes ke Pak Luky aja semuanya," ujar Purbaya seraya tertawa. Meskipun disampaikan dengan nada berkelakar, pernyataan Bendahara Negara ini mengonfirmasi bahwa masalah disparitas penghasilan antar-direktorat di internal Kemenkeu masih menjadi perhatian serius dalam manajemen birokrasi kementerian tersebut. Baca Juga:  Mulyono, Pegawai Pajak, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK