Sumur Mulai Mengering, Ratusan Warga Tapang Semadak Sekadau Terancam Krisis Air Bersih
Faktakalbar.id - Krisis air bersih parah melanda warga Dusun Tapang Kemayau dan Tapang Sambas di Desa Tapang Semadak Kecamatan Sekadau Hilir akibat kemarau panjang yang disertai kabut asap. Kondisi cuaca ekstrem yang memicu penyusutan sumber air bak…
Faktakalbar.id - Krisis air bersih parah melanda warga Dusun Tapang Kemayau dan Tapang Sambas di Desa Tapang Semadak Kecamatan Sekadau Hilir akibat kemarau panjang yang disertai kabut asap.
Kondisi cuaca ekstrem yang memicu penyusutan sumber air baku warga tersebut ditanggapi melalui penyaluran bantuan darurat sebanyak 8.000 liter air bersih pada Jumat, 11 September 2026.
Distribusi air bersih yang menyasar pemukiman warga pedalaman tersebut diangkut menggunakan satu unit armada R6 milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau.
Petugas DPKP terpaksa melakukan pengisian tangki secara bolak-balik sebanyak dua kali guna memenuhi tingginya pasokan air yang dibutuhkan ratusan kepala keluarga.
Warga setempat menyikapi krisis tersebut dengan menyiagakan beragam wadah penampungan seperti drum, ember, jeriken, hingga galon di area titik bagi.
"Di tengah kondisi kemarau seperti sekarang, kebutuhan air bersih menjadi sangat penting bagi masyarakat. Karena itu, kami bersama DPKP Kabupaten Sekadau berupaya membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air," kata Kapolsek Sekadau Hilir Agustam pada Sabtu, 12 September 2026.
Penurunan kualitas udara akibat paparan kabut asap kian memperburuk kondisi kesehatan warga yang kekurangan pasokan air bersih.
Proses pendistribusian air di lapangan dikawal langsung oleh Bhabinkamtibmas AIPDA Arie Susilo bersama personel DPKP, perangkat desa, serta perwakilan PT MPE.
Pemerintah daerah mengupayakan penyaluran pasokan air bersih secara berkelanjutan untuk menekan dampak buruk kekeringan.
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat selama musim kemarau. Air yang disalurkan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga," kata Agustam.
Upaya mitigasi darurat terus disiagakan di seluruh wilayah Sekadau Hilir selama ancaman musim kemarau dan bencana kabut asap masih berlangsung.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.