Nahas di Jalan Lintas Sintang-Putusibau, Penjual Pakaian Keliling Tewas Hantam Pohon Tumbang
Faktakalbar.id, SINTANG -
Nasib malang menimpa seorang pengendara sepeda motor di Jalan Lintas Sintang-Putusibau, tepatnya di kawasan Desa Ransi Panjang,
Kecamatan Kelam Permai
.
Pria yang sehari-hari mencari nafkah sebagai penjual pakaian keliling tersebut dilaporkan meninggal dunia di tempat usai mengalami kecelakaan tunggal yang fatal, Rabu (03/12/25).
Baca Juga:
Dukung Perizinan OSS, Pemkab Sintang Kebut Penetapan RDTR Kawasan Kelam
Insiden tragis ini diduga kuat terjadi akibat korban menabrak pohon yang tumbang ke badan jalan. Kondisi cuaca yang belakangan ini sering hujan disertai angin kencang disinyalir menjadi penyebab rapuhnya pepohonan di sepanjang jalur lintas provinsi tersebut.
Warga sekitar yang berada di lokasi kejadian menuturkan, korban ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi luka parah akibat benturan keras.
Sepeda motor yang dikendarainya ringsek, sementara barang dagangan berupa pakaian tampak berserakan di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga:
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Melawi Perketat Pemeriksaan Kendaraan Bertonase Besar di Operasi Zebra
"Korban ini penjual pakaian keliling. Kemungkinan tidak sempat menghindar saat ada pohon tumbang atau menabrak pohon yang sudah tumbang karena kondisi jalan,"
ujar salah satu warga setempat.
Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap korban masih belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian dari Satlantas Polres setempat telah tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi jenazah dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Petugas juga tengah berupaya menghubungi pihak keluarga korban serta membersihkan batang pohon yang menghalangi jalan agar arus lalu lintas
Sintang
-
Putusibau
dapat kembali normal.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalan raya yang banyak ditumbuhi pohon besar, terutama saat kondisi cuaca buruk, guna menghindari kejadian serupa.
(Ra)
Tag:
#Polres Sintang
#Kecelakaan Lalu Lintas
#pohon tumbang
#Jalan Lintas Sintang-Putusibau
#Desa Ransi
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.