Tampil Sporty di HUT PGRI, Tjhai Chui Mie: Guru Harus 'Lari' Kejar Kemajuan Teknologi
Faktakalbar.id, SINGKAWANG -
Pemandangan berbeda mewarnai kawasan Halaman Mess Daerah Kota Singkawang, Minggu (23/11/25).
Wali
Kota Singkawang
,
Tjhai Chui Mie
, tampil energik dengan balutan busana olahraga
sporty
saat membuka rangkaian Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Penampilan kasual orang nomor satu di Singkawang ini seolah menjadi simbol pesan yang ia sampaikan: dunia pendidikan harus bergerak dinamis dan gesit.
Baca Juga:
Berjaket Oranye, Sujiwo Membaur di Jalan Sehat: Kebijakan Kami Tetap ‘Pro-Guru’
Di hadapan ribuan pahlawan tanpa tanda jasa, Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa di era digital ini, guru tidak boleh hanya "berjalan di tempat", melainkan harus berlari mengejar adaptasi teknologi.
“Guru merupakan pilar utama dalam membentuk karakter, kompetensi, serta masa depan generasi penerus bangsa,”
ujar Tjhai Chui Mie.
Ia menyoroti tantangan pendidikan masa kini yang kian kompleks.
Oleh karena itu, ia meminta para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi diri dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang melesat cepat.
Baca Juga:
Walikota Singkawang Setuju Keringanan Retribusi 60 Persen, Sekda Jadi Terdakwa Kasus HPL Pasir Panjang
Kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan organisasi profesi dinilai menjadi kunci agar pendidikan di Singkawang tidak tertinggal.
Dalam kegiatan yang turut dihadiri jajaran Forkopimda dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tersebut, Tjhai Chui Mie juga menyampaikan komitmen konkret pemerintahannya.
Ia berjanji akan terus memperkuat kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan pendidik.
“Pemerintah Kota Singkawang berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan dan program yang berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan serta kesejahteraan pendidik,”
tegasnya.
Menutup sambutannya, Wali Kota berharap di usianya yang ke-80 tahun, PGRI semakin solid dan profesional menjadi mitra strategis pemerintah.
Semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan pagi itu diharapkan terus terjaga untuk mewujudkan pendidikan Singkawang yang inklusif, berdaya saing, dan berkarakter.
(Ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.