Bangun Jembatan Udara, TNI AU Sukses Terbangkan 900 Ton Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera
Faktakalbar.id, JAKARTA
– Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (
TNI AU
) terus mengintensifkan operasi kemanusiaan untuk membantu korban bencana alam di Pulau Sumatera.
Melalui Posko
Lanud Halim Perdanakusuma
, Jakarta, TNI AU mencatat telah mendistribusikan total 900 ton bantuan logistik hingga Minggu (4/1/2026).
Baca Juga:
60 Tahun Mengabdi, “Sang Legenda” Hercules C-130B TNI AU Mulai Pensiun Bertahap
Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap sejak akhir November lalu, menyasar masyarakat yang terdampak banjir parah di tiga provinsi sekaligus, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
TNI AU memastikan distribusi logistik ini dilakukan melalui koordinasi ketat dengan pemerintah daerah agar bantuan dapat segera dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan.
Kerahkan Armada Pesawat Angkut Berat Untuk menjamin kelancaran "jembatan udara" ini, TNI AU mengerahkan berbagai alat utama sistem senjata (alutsista) terbaiknya.
Armada yang diterjunkan meliputi pesawat angkut berat dan taktis seperti A-400M, C-130J Super Hercules, CN-295, hingga C-212.
Baca Juga:
Merasa Karier Terhambat, Dokter Asal Sekadau Gugat UU TNI dan ASN ke Mahkamah Konstitusi
Selain itu, helikopter jenis EC-725/H225M dan AS 332 Superpuma juga disiagakan untuk menjangkau wilayah terisolir yang sulit ditembus jalur darat.
Sebaran Titik Distribusi Logistik dari Jakarta diterbangkan menuju sejumlah pangkalan udara (Lanud) dan bandara strategis di sekitar lokasi bencana.
Titik pendaratan tersebut antara lain Lanud Soewondo (Medan), Lanud Sutan Sjahrir (Padang), Bandara Sibolga, Lanud Roesmin Nurjadin (Pekanbaru), Bandara Lhokseumawe, serta Bandara Rembele.
Dari titik-titik hub ini, bantuan kemudian diteruskan ke daerah-daerah terdampak paling parah.
Upaya masif ini diharapkan dapat mempercepat proses penanggulangan bencana serta mendukung pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.