faktakalbar

Terhambat Perizinan, Jemaat Gereja Gelar Ibadah di Bawah Tenda

Penulis: Redaksi Tuesday, 17 September 2024 📖 2 menit
Terhambat Perizinan, Jemaat Gereja Gelar Ibadah di Bawah Tenda
SUKOHARJO - Puluhan jemaat Gereja Jemaat Kristus Indonesia Milenium Damai (GJKI MD) mengadakan ibadah Minggu di bawah tenda di atas lahan yang akan dijadikan lokasi pembangunan gereja di Desa Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo, Minggu (15/9/2024). Dalam ibadah tersebut, jemaat dari berbagai usia dengan khusyuk mengikuti perjamuan kasih yang dipimpin oleh Pastor Ari Suksmono. Selain itu, doa khusus dipanjatkan untuk proses perizinan pembangunan gereja, yang telah berlangsung selama 11 tahun. Pastor Stefanus Marsigit Sri Hartana, Ketua Panitia Pembangunan Gereja, menjelaskan meskipun persyaratan telah dilengkapi, rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai syarat terakhir dari Kementerian Agama belum diterima. “Kami sudah berproses mengajuka izin pembangunan gereja sejak 11 tahun lalu. Kami sudah punya lahan. Semua persyaratan izin sudah kami penuhi, tapi tidak tahu sampai saat ini rekomendasi FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) yang menjadi syarat terakhir ijin dari Kemenag belum juga turun,” ungkap Ketua Panitia Pembangunan Gereja, Pastor Stefanus Marsigit Sri Hartana, di lokasi ibadah. Marsigit menegaskan bahwa pihak gereja tidak patah semangat dan terus berusaha melengkapi syarat-syarat yang diminta, seperti jumlah jemaat dan dukungan warga sekitar. Terakhir kali, mereka mengajukan perbaikan syarat kepada FKUB Sukoharjo pada Juli, namun hingga kini belum ada keputusan. “Terakhir kami sampaikan surat perbaikan syarat yang diminta FKUB Sukoharjo pada bulan Juli kemarin. Secara lesan kami diberitahu kalau syaratnya sudah lengkap, Tapi sampai saat ini belum ada keputusan atau jawaban, kami sudah menunggu sejak 11 tahun lalu,” ungkap Marsigit. Pastor Ari Suksmono juga menambahkan bahwa saat ini GJKI MD memiliki sekitar 600 jemaat yang tersebar di wilayah Solo Raya. Selama ini, mereka beribadah dengan menyewa tempat di berbagai lokasi, dan berharap izin pembangunan gereja segera diberikan agar jemaat memiliki tempat ibadah yang permanen. “Saat ini kita mengontrak di Bunga Bakung kawasan Kleco. Sudah hampir empat tahun di sana. Makanya kita berharap ijinnya segera turun agar pembangunan gereja dapat segera dilaksanakan,” ujarnya. GJKI MD sudah memiliki lahan seluas 4.700 meter persegi yang merupakan tanah hibah dari jemaat, dan hanya tinggal menunggu izin untuk memulai pembangunan. Dukungan dari masyarakat sekitar sudah sangat baik, dan mereka berharap impian memiliki gereja sendiri dapat segera terwujud. “Kami bersyukur masyarakat sekitar sini mendukung sekali. Kami mudah mendapatkan dukungan warga. Kami berharap segera terealisasi karena besar kerinduan kami punya gedung gereja sendiri,” imbuh Ari (amb)
Tag: #GJKI MD

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK