faktakalbar

Teriakan 'Bunga' Bikin Panik, Pria Mabuk di Puja Sera Lari Terbirit hingga Nyaris Diamuk Massa

Penulis: Redaksi Wednesday, 26 November 2025 📖 1 menit
Teriakan 'Bunga' Bikin Panik, Pria Mabuk di Puja Sera Lari Terbirit hingga Nyaris Diamuk Massa
Faktakalbar.id, SANGGAU - Sore yang tenang di kawasan kuliner Puja Sera Sanggau mendadak berubah menjadi arena kejar-kejaran yang menegangkan, Selasa (25/11/25). Seorang pria yang diduga kuat dalam pengaruh minuman keras (miras), terpaksa lari terbirit-birit menyelamatkan diri ke halaman samping Bank Kalbar setelah nyaris menjadi bulan-bulanan warga. Baca Juga:   Ribuan Penambang Rakyat Sanggau Bakal Ditata, APRI: Solusinya Koperasi, Bukan Sekadar Izin Insiden ini bermula dari aksi tidak terpuji pria tersebut terhadap seorang pelayan warung, sebut saja Bunga (nama samaran). Saat sedang bekerja, Bunga mendapat perlakuan tidak senonoh dari pelaku. Namun, alih-alih takut, Bunga menunjukkan keberaniannya. Ia spontan berteriak keras, memecah keramaian sore itu. Teriakan lantang Bunga membuat pelaku panik. Melihat respons korban yang melawan dan perhatian pengunjung mulai tertuju padanya, pria tersebut langsung mengambil langkah seribu. Baca Juga:   IKSB Sanggau Gelar Malam Bedendang dan Festival Kuliner Minang Bunga tak tinggal diam, ia mengejar pelaku, memancing reaksi warga sekitar yang segera ikut melakukan pengejaran. Suasana kian gaduh saat pelaku terpojok di sekitar Bank BPD Kalbar Sanggau. Beruntung, seorang saksi mata, Mat Naji, bertindak responsif. Melihat emosi warga yang mulai tersulut, ia segera menghubungi aparat kepolisian untuk mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri. “Saya dengar dari korban, dia dilecehkan. Setelah diteriaki, pelaku lari dan beberapa orang ikut mengejar. Sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan, saya langsung melapor ke Polres Sanggau,” ungkap Mat Naji di lokasi kejadian. Tak butuh waktu lama, personel Polres Sanggau tiba di lokasi. Dibantu petugas keamanan Bank Kalbar, polisi segera mengevakuasi pelaku menggunakan sepeda motor untuk menghindari amuk massa. Dalam foto yang beredar, tampak korban sempat meluapkan kekesalannya tepat di wajah pelaku saat proses pengamanan berlangsung. Meski pelaku telah diamankan, Bunga mengaku masih mengalami trauma atas insiden tersebut. Ia berharap proses hukum dapat berjalan tegas agar kejadian serupa tidak menimpa perempuan lain yang sedang bekerja. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK