faktakalbar

Terpantau Satelit, Titik Api di Kecamatan Toba Ternyata Aktivitas Pertanian Warga

Penulis: Redaksi Friday, 23 January 2026 📖 1 menit
Terpantau Satelit, Titik Api di Kecamatan Toba Ternyata Aktivitas Pertanian Warga
Faktakalbar.id, SANGGAU – Dua titik panas ( hotspot ) yang terpantau satelit di wilayah Kecamatan Toba , Kabupaten Sanggau, dipastikan berasal dari aktivitas pertanian masyarakat. Hal ini terungkap setelah personel Polsek Toba melakukan pengecekan langsung ke lokasi di Desa Bagan Asam, Kamis (22/1/2026). Baca Juga: Polsek Batang Tarang Cek Lapangan, Pastikan Dua Titik Hotspot di Desa Semoncol Aman Dari hasil verifikasi petugas Bhabinkamtibmas di lapangan, diketahui bahwa lahan seluas kurang lebih 1,7 hektare di dua dusun berbeda tersebut sedang disiapkan warga untuk menanam padi. Dilakukan Secara Gotong Royong Kapolsek Toba, Iptu Arnold Rocky Montolalu, menjelaskan bahwa pembakaran lahan yang memicu munculnya titik panas tersebut dilakukan secara terbatas. Warga setempat menerapkan sistem gotong royong dan pengawasan ketat saat melakukan pembersihan lahan. "Kami memastikan setiap hotspot yang terpantau benar-benar dicek langsung di lapangan. Tujuannya agar tidak terjadi pembakaran yang tidak terkendali serta memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap mengedepankan keselamatan lingkungan," kata Kapolsek. Meskipun aktivitas pertanian dengan cara membakar masih ditemukan, polisi memastikan situasi di lapangan aman dan api tidak meluas ke area sekitarnya. Imbauan Koordinasi Menyikapi kondisi cuaca yang mulai memasuki fase kering, Iptu Arnold Rocky mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta warga tidak membuka lahan dengan cara membakar secara sembarangan tanpa pengawasan. Baca Juga: Tim Gabungan Cek 23 Hotspot di Sanggau, Semua Ternyata dari Aktivitas Buka Lahan Warga Kapolsek menekankan pentingnya komunikasi antara warga dengan aparat kewilayahan. Ia meminta setiap rencana pembukaan lahan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan aparat desa maupun kepolisian untuk mencegah terjadinya bencana asap. "Kami memastikan setiap hotspot yang terpantau benar-benar dicek langsung di lapangan," pungkasnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK