faktakalbar

Terseret Arus 500 Meter, Bocah 4 Tahun Korban Tenggelam di Sungai Sekayam Ditemukan Tim Gabungan

Penulis: Redaksi Friday, 06 February 2026 📖 2 menit
Terseret Arus 500 Meter, Bocah 4 Tahun Korban Tenggelam di Sungai Sekayam Ditemukan Tim Gabungan
Faktakalbar.id, SANGGAU – Kabar duka menyelimuti warga Dusun Jemongko, Desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau. Seorang anak berusia empat tahun berinisial KA yang dilaporkan hilang sejak Selasa lalu, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Kamis (5/2/2026). Baca Juga: Dua Hari Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Silat Hilir Korban ditemukan oleh tim gabungan di aliran sungai setelah proses pencarian intensif memasuki hari ketiga. Peristiwa ditemukannya bocah malang yang Meninggal Dunia di Sungai Sekayam ini mengakhiri upaya pencarian yang melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Kapolsek Kembayan, Iptu Hudson Siahaan, mengonfirmasi kronologi penemuan tersebut. Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB dalam posisi tersangkut material alami di sungai. “Korban ditemukan tersangkut di tunggul kayu di aliran Sungai Sekayam,” kata Hudson. Hudson menjelaskan detail lokasi penemuan jenazah. Titik terang pencarian bermula ketika warga menemukan pakaian milik korban di tepian sungai pada pencarian hari kedua, Rabu (4/2/2026). Berdasarkan petunjuk tersebut, tim menyisir area sekitar dan menemukan tubuh korban berjarak sekitar 500 meter dari lokasi penemuan pakaian. Baca Juga: Tangan Tersangkut Tali, Bocah 11 Tahun Meninggal Tenggelam di Sungai Kapuas Sebelum dinyatakan Meninggal Dunia di Sungai Sekayam, korban dilaporkan hilang pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Berdasarkan keterangan ibu korban, sang anak pergi meninggalkan rumah tanpa pamit dan tak kunjung kembali hingga sore hari. Keluarga sempat melakukan pencarian mandiri di sekitar hutan belakang rumah yang berbatasan langsung dengan sungai sebelum melapor ke polisi. “Pencarian hari pertama dilakukan bersama warga dan anggota Polsek Kembayan hingga malam, namun belum membuahkan hasil,” ujar Hudson. Setelah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan, jenazah langsung dibawa ke rumah orang tua korban. Tim medis dari Puskesmas Kembayan segera melakukan pemeriksaan fisik luar (visum) untuk memastikan penyebab kematian. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Berdasarkan visum luar dari Puskesmas Kembayan, korban dinyatakan meninggal akibat tenggelam,” katanya. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi. Jenazah korban kemudian dimakamkan di pemakaman keluarga di Dusun Jemongko. Terkait insiden ini, Iptu Hudson Siahaan mengimbau para orang tua untuk lebih waspada dalam mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya bagi warga yang tinggal di dekat area perairan. (Ariya)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK