Tim Gabungan Cek 23 Hotspot di Sanggau, Semua Ternyata dari Aktivitas Buka Lahan Warga
Faktakalbar.id, SANGGAU
- Tim gabungan yang terdiri dari
Polsek Kapuas,
Koramil Kapuas
, dan Manggala Agni melakukan verifikasi langsung terhadap 23 titik panas (hotspot) yang terpantau di
Kecamatan Kapuas
, Kabupaten Sanggau.
Hasilnya, seluruh titik api dipastikan berasal dari aktivitas pembukaan lahan pertanian oleh warga.
Baca Juga:
Kasus Oli Palsu: Pertamina Sebut Ada Tersangka, Polda Kalbar Memilih Bungkam
Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui aktivitas pembakaran tersebut dilakukan untuk membuka lada
ng dan sawah dengan luas lahan bervariasi antara 0,4 hingga 0,8 hektare.
Tim gabungan juga menemukan para pemilik lahan berada di lokasi saat api menyala dengan persiapan alat pemadam sederhana dan sekat pembatas.
Kapolsek Kapuas, Iptu Marianus, menegaskan bahwa meskipun para pemilik lahan telah melakukan antisipasi, pihaknya tetap memberikan imbauan keras agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat musim kemarau.
Ia menyebut pengecekan ini bertujuan untuk verifikasi sekaligus memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.
Menurut Marianus, aparat gabungan akan terus meningkatkan patroli di wilayah rawan kebakaran.
Langkah ini diambil untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin meluas serta untuk menjaga kualitas udara di Kabupaten Sanggau tetap sehat.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.