faktakalbar

Tim SAR Evakuasi Jenazah Remaja Putri yang Tenggelam di Riam Landau Sanggau

Penulis: Redaksi Tuesday, 07 April 2026 📖 2 menit
Tim SAR Evakuasi Jenazah Remaja Putri yang Tenggelam di Riam Landau Sanggau
Faktakalbar.id, SANGGAU – Seorang remaja putri berinisial IA (15) ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di Riam Landau, Desa Pana, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau . Korban yang merupakan warga Kecamatan Mukok tersebut terseret arus deras pada Minggu (5/4/2026) dan jenazahnya baru berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada Senin (6/4/2026) siang. Baca Juga:  Pelajar 15 Tahun Terseret Arus Deras dan Tenggelam di Riam Landau Sanggau   Peristiwa nahas tersebut bermula saat korban bersama tujuh orang temannya berekreasi ke kawasan wisata alam tersebut pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah melakukan kegiatan memanggang makanan dan mandi, IA duduk bersantai di area bebatuan yang memiliki arus air cukup deras pada pukul 17.19 WIB. Tiba-tiba, korban terpeleset hingga akhirnya terseret arus dan masuk ke dalam rongga di antara bebatuan besar. Ketujuh teman korban sempat melakukan upaya penyelamatan secara langsung. Namun, kondisi arus yang sangat deras dan medan bebatuan yang sulit membuat tubuh korban gagal ditarik ke permukaan. Dua rekan korban kemudian bergegas mencari bantuan kepada warga di sekitar lingkungan Kopuk pada pukul 18.00 WIB. Informasi tersebut diteruskan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kapuas yang menerima laporan resmi pada pukul 19.30 WIB. Pada malam harinya, aparat kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, pemadam kebakaran (Damkar), dan masyarakat setempat melakukan pencarian intensif. Mengingat kondisi arus yang semakin membahayakan keselamatan personel, operasi SAR gabungan untuk mencari korban tenggelam di Riam Landau terpaksa dihentikan sementara pada pukul 23.30 WIB. Pencarian kembali dilanjutkan pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB dengan melibatkan tambahan kekuatan dari Kompi Brimob Sanggau dan Basarnas Sintang. Kapolsek Kapuas, Iptu Marianus, memimpin langsung jalannya proses evakuasi di lapangan. "Sejak pagi kami lakukan penyisiran menyeluruh di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Medan yang cukup sulit menjadi tantangan tersendiri, namun tim tetap bekerja maksimal," ujarnya. Pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 10.41 WIB, korban berhasil ditemukan terjepit di dalam rongga bebatuan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Jenazah IA kemudian dievakuasi menuju RSUD M.Th. Djaman Sanggau untuk dilakukan pemeriksaan visum oleh tim medis yang dipimpin oleh Ginting dan Mely. Baca Juga:  Main Petak Umpet Berujung Maut, Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Taman Kota Ngabang Hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat luka memar pada bagian pipi kiri dan kepala sebelah kiri, yang diduga kuat akibat benturan keras dengan bebatuan saat korban terseret arus deras. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak proses autopsi. Jenazah kemudian diserahkan langsung kepada pihak keluarga pada pukul 12.30 WIB untuk segera dimakamkan. Menyikapi insiden maut ini, Iptu Marianus mengimbau masyarakat luas untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan wisata alam, terutama lokasi yang memiliki kontur bebatuan licin dan arus air yang deras. "Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memasang papan imbauan dan larangan di titik-titik rawan guna mencegah kejadian serupa terulang," tegasnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK