Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kapuas Cari Warga Tenggelam di Tayan Hilir
Faktakalbar.id, SANGGAU —
Tim pencari dan penyelamat atau
SAR
gabungan hingga saat ini masih terus melakukan operasi penyisiran untuk mencari seorang warga tenggelam di Tayan Hilir Kabupaten Sanggau.
Peristiwa nahas yang menimpa korban di aliran Sungai Kapuas wilayah Dusun Lalang Desa Lalang Kecamatan Tayan Hilir tersebut terjadi sejak Selasa (28/4/2026).
Baca Juga:
Tim SAR Cari Pemuda Tenggelam di Sungai Sambas Kecil Usai Temukan Motor di Bawah Jembatan
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak berwenang, identitas korban yang hilang diketahui bernama Dedi Kartika.
Pria berusia 47 tahun tersebut diduga kuat terjatuh dari atas perahu kayu yang ditumpanginya saat sedang beraktivitas di area perairan sungai. Insiden jatuhnya korban ke dalam air diperkirakan terjadi pada sore hari sekitar pukul 14.50 WIB.
Kepala Kantor SAR Pontianak I Made Junetra menjelaskan bahwa upaya pencarian awal sebenarnya telah langsung dilakukan oleh warga setempat sesaat setelah kejadian jatuhnya korban diketahui. Masyarakat sekitar bahu-membahu mencoba menyisir area lokasi jatuhnya Dedi Kartika.
Namun, hingga malam hari tiba, kerja keras warga tersebut belum membuahkan hasil dan korban belum juga berhasil ditemukan di lokasi kejadian.
Merespons situasi darurat tersebut, pihak berwenang segera mengerahkan personel ke lokasi kejadian perkara untuk mengambil alih komando pencarian.
“Menerima laporan dari masyarakat, tim SAR langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian,” kata Made Junetra dalam keterangan resminya.
Setibanya di lokasi, tim penyelamat langsung bergerak dengan membawa kelengkapan perahu karet bertenaga mesin dan berbagai peralatan pendukung standar operasi penyelamatan lainnya.
Petugas mulai melakukan manuver penyisiran secara terukur di area sekitar titik awal korban diduga jatuh.
Proses pencarian warga tenggelam di Tayan Hilir ini difokuskan secara khusus pada jalur aliran utama sungai dan sejumlah lokasi yang secara teknis diperkirakan menjadi titik hanyut tubuh korban akibat terbawa arus air.
Baca Juga:
Tim SAR Evakuasi Jenazah Remaja Putri yang Tenggelam di Riam Landau Sanggau
Operasi pencarian orang hilang di perairan ini melibatkan banyak unsur lintas instansi. Tim terpadu tersebut terdiri atas personel Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), aparat keamanan setempat, jajaran pemerintah desa, serta dukungan tenaga dari warga sekitar yang turut membantu proses penyisiran di sepanjang pinggiran sungai.
Hingga berita ini diturunkan pada Rabu (29/4/2026), korban dilaporkan masih belum ditemukan dan proses pencarian masih terus berlangsung.
Menutup keterangannya, pihak SAR juga mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di Sungai Kapuas. Hal ini dapat dilakukan dengan disiplin menggunakan alat keselamatan standar seperti jaket pelampung guna meminimalkan fatalitas risiko kecelakaan di wilayah perairan.
(*Red)
Tag:
#basarnas pontianak
#kecelakaan air
#Tim Sar Gabungan
#Sungai Kapuas Sanggau
#Warga Tenggelam Di Tayan Hilir
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.