faktakalbar

Tingkatkan Kapasitas Petugas, BPSPL Pontianak Gelar Bimtek Ikan Dilindungi dan Appendiks CITES

Penulis: Redaksi Monday, 08 September 2025 📖 1 menit
Tingkatkan Kapasitas Petugas, BPSPL Pontianak Gelar Bimtek Ikan Dilindungi dan Appendiks CITES
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut ( BPSPL ) Pontianak, di bawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) mengenai jenis ikan dilindungi dan/atau Appendiks CITES . Acara ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tugas dan fungsi BPSPL Pontianak dalam melindungi, melestarikan, dan memanfaatkan sumber daya pesisir secara berkelanjutan. Baca Juga: Ratusan Satwa Dilindungi Diamankan dari Kapal di Pontianak, Nahkoda dan ABK Ditangkap Kepala BPSPL Pontianak, Syarif Iwan Taruna Alkadrie, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan akurasi identifikasi hiu dan pari. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas bagi petugas layanan publik. "Kegiatan bimbingan teknis ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas petugas pelayanan publik BPSPL Pontianak dalam rangka melakukan identifikasi jenis hiu dan pari, di mana terdapat beberapa jenis baru yang masuk dalam Appendiks CITES tahun lalu atau dikenal sebagai uplisting , yakni jenis Carcharhinidae," ujar Iwan. Indonesia telah meratifikasi Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) melalui Keputusan Presiden No. 43 Tahun 1978. Konvensi ini menjadi landasan hukum bagi partisipasi Indonesia dalam perdagangan internasional tumbuhan dan satwa liar yang terancam punah. Hiu dan pari adalah salah satu jenis ikan yang masuk dalam Appendiks CITES. Bimtek yang diadakan ini diikuti oleh perwakilan dari BPSPL Pontianak, Stasiun PSDKP Pontianak, serta mahasiswa dari Universitas Tanjungpura . Baca Juga: Truk Mewah, Satwa Eksotis, dan Ribuan Rokok Ilegal Diamankan Bea Cukai di Aceh Para peserta menerima berbagai materi, termasuk regulasi pemanfaatan ikan dilindungi dan Appendiks CITES yang disampaikan oleh Dwi. Selain itu, ada juga sesi mengenai layanan prima ( ultimate service ) dari Bank Syariah Indonesia (BSI), serta materi dan praktik identifikasi hiu dan pari yang dibawakan oleh Hetty. Melalui Bimtek jenis ikan dilindungi dan/atau Appendiks CITES ini, diharapkan petugas dapat menjalankan tugasnya dengan lebih optimal dalam menjaga kelestarian ekosistem laut. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK