faktakalbar

Lobi Pusat, Tjhai Chui Mie Boyong Konsep 'Kampung Nelayan Merah Putih' ke Meja KKP

Penulis: Redaksi Thursday, 04 December 2025 📖 1 menit
Lobi Pusat, Tjhai Chui Mie Boyong Konsep 'Kampung Nelayan Merah Putih' ke Meja KKP
Faktakalbar.id, JAKARTA - Wali Kota Singkawang , Tjhai Chui Mie , tak henti-hentinya melobi pemerintah pusat demi kemajuan daerahnya. Kali ini, srikandi Singkawang tersebut menyambangi markas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia di Jakarta, Senin (01/12/25). Baca Juga:  Perkuat Pertahanan Perbatasan, Singkawang dan Bengkayang Resmi Jadi Daerah Latihan TNI AD Didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan, Tjhai Chui Mie diterima langsung oleh jajaran Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap. Agenda utamanya sangat spesifik: memaparkan blueprint Rencana Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diproyeksikan terealisasi pada tahun 2026. Dalam presentasinya, Tjhai Chui Mie menawarkan visi besar transformasi kawasan pesisir Singkawang. Konsep Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar pembenahan fisik, melainkan strategi komprehensif untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat nelayan melalui penguatan sektor perikanan tangkap yang modern dan berkelanjutan. "Kunjungan ini bertujuan untuk memaparkan secara langsung rencana pembangunan yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir serta pengembangan kawasan yang berdaya saing," jelas Tjhai Chui Mie. Baca Juga:   Bawa Celurit dan Molotov Hendak Tawuran, 3 Remaja di Terminal Induk Diamankan Polres Singkawang Ia berharap, pemaparan langsung ini mampu meyakinkan KKP untuk mengucurkan dukungan anggaran maupun program sinergis. Bagi Tjhai Chui Mie, realisasi KNMP adalah kunci untuk mengubah wajah kampung nelayan Singkawang menjadi lebih tertata, produktif, dan menjadi destinasi wisata bahari unggulan. (Ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK