faktakalbar

Tragis, Niat Bersihkan Kebun Berujung Maut, Seorang Lansia di Sanggau Tewas Terbakar

Penulis: Redaksi Tuesday, 22 July 2025 📖 2 menit
Tragis, Niat Bersihkan Kebun Berujung Maut, Seorang Lansia di Sanggau Tewas Terbakar
Faktakalbar.id, SANGGAU - Peristiwa memilukan terjadi di Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Paulus Apon (75) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tragis setelah terjebak dalam kobaran api saat membersihkan kebun miliknya pada Senin (21/7/2025) siang. Insiden nahas ini bermula ketika korban hendak membersihkan lahan sawit miliknya yang seluas sekitar 0,15 hektare di Dusun Entibuh, Desa Engkode, sekitar pukul 12.00 WIB. Baca Juga: Misteri Kematian Mahasiswa IAIN Pontianak, Keluarga Duga Ada Kejanggalan Menurut keterangan saksi, korban memilih metode pembakaran untuk membersihkan rumput yang sebelumnya telah ia semprot dengan cairan pengering. Namun, situasi menjadi tak terkendali. Api yang awalnya kecil dengan cepat membesar dan merembet ke kebun milik tetangganya, yang kondisinya juga kering kerontang. Dalam upaya panik, Paulus berusaha memadamkan api hanya dengan menggunakan alat penyemprot tanaman. Diduga kuat karena kelelahan dan faktor usia, korban tidak mampu lagi menghindari jilatan api. Nahas, ia justru terjebak di tengah kobaran api dan ditemukan sudah tak bernyawa di lahan milik tetangganya, Toberius Miking, dengan luka bakar parah. Baca Juga: Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Kabupaten Sambas, Titik Api Meluas Peristiwa lansia tewas terbakar di Sanggau ini menjadi pengingat pahit akan bahaya metode pembersihan lahan dengan api. Kapolres Sanggau melalui Kapolsek Mukok, AKP Sutono, telah mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. “Atas nama Polres Sanggau, kami turut berduka cita. Kami imbau masyarakat agar berhati-hati dalam melakukan pembakaran lahan. Pastikan kondisi benar-benar aman, agar tidak membahayakan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.” ujarnya. Menyikapi insiden ini, pihak kepolisian bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, serta tokoh adat setempat telah mendatangi rumah duka untuk mendampingi keluarga. Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan proses otopsi terhadap jenazah korban. Baca Juga: Kebakaran Lahan Meluas di Kubu Raya, Pemadaman Terkendala Akses Air Pihak kepolisian sangat berharap agar tragedi lansia tewas terbakar di Sanggau ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat. Metode pembersihan lahan dengan cara membakar, meskipun sering dianggap praktis, memiliki risiko yang sangat tinggi, terutama saat memasuki musim kemarau yang rawan akan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Ariya)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK