Truk Material Terbakar di Sanggau, Kerugian Capai Rp120 Juta
Satu unit truk Hino Dutro yang membawa muatan bahan bangunan ludes dilalap si jago merah di ruas Jalan Kembayan–Simpang Tanjung, Dusun Sebuduh Luar, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, pada Jumat (17/7/2026). Insiden truk material terbakar ini me…
Satu unit truk Hino Dutro yang membawa muatan bahan bangunan ludes dilalap si jago merah di ruas Jalan Kembayan–Simpang Tanjung, Dusun Sebuduh Luar, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, pada Jumat (17/7/2026).
Insiden truk material terbakar ini menimpa sebuah kendaraan yang dikemudikan oleh Dusman Sinaga, pria 46 tahun asal Desa Kasromego.
Saat musibah terjadi, truk tersebut sedang dalam perjalanan dari Kecamatan Kembayan menuju Kabupaten Landak untuk mengantarkan pesanan barang.
Kejadian bermula sekitar pukul 13.10 WIB ketika sang pengemudi tiba-tiba mendapat teguran dari pengendara lain yang melintas.
Pengendara tersebut memberikan isyarat dan memberitahukan kepada Dusman bahwa terdapat kobaran api yang menyala di bagian bawah truknya.
Mendengar peringatan itu, pengemudi langsung menepikan kendaraan dan mendapati api sudah membesar membakar bagian lantai bak truk.
Dusman sempat berupaya memadamkan api secara mandiri di lokasi kejadian namun usahanya tidak membuahkan hasil.
Api justru membesar dengan sangat cepat karena bak truk terbuat dari kayu dan muatan terdiri dari barang mudah terbakar seperti triplek, terpal, tiner, serta cat.
Peristiwa truk material terbakar ini kemudian dilaporkan kepada pihak Polsek Kembayan pada pukul 13.20 WIB.
Sekitar pukul 13.50 WIB, satu armada pemadam kebakaran dari BPAK Kecamatan Kembayan tiba di lokasi kejadian untuk memadamkan kobaran api.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah lalu lintas ini, namun kerugian materiel yang dialami pemilik truk ditaksir menembus angka Rp120 juta.
Kapolsek Kembayan Hudson Siahaan membenarkan bahwa personelnya langsung turun ke lapangan guna mengatur arus lalu lintas dan mengamankan lokasi.
"Setelah menerima informasi, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Kami juga melakukan pengaturan arus lalu lintas agar proses pemadaman dan evakuasi kendaraan dapat berlangsung dengan aman serta tidak mengganggu pengguna jalan lainnya," ujar Hudson Siahaan.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.