faktakalbar

UNKA Berkolaborasi dengan Diskominfo Sintang Untuk Dorong Literasi Teknologi dalam Hal Pelayanan Publik

Penulis: Redaksi Friday, 02 May 2025 📖 2 menit
UNKA Berkolaborasi dengan Diskominfo Sintang Untuk Dorong Literasi Teknologi dalam Hal Pelayanan Publik
Faktakalbar.id, SINTANG – Universitas Kapuas (Unka) Sintang bersama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sintang menjalin kesepakatan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap teknologi informasi dalam konteks pelayanan publik. Kesepakatan ini dilakukan dengan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) antara kedua institusi tersebut. Jhony Fredy Hahury, Ketua Program Studi Administrasi Publik, menjelaskan bahwa pentingnya integrasi teknologi informasi dalam proses belajar mengajar, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik. Baca juga:  Terjadi Sengketa Tanah di Kabupaten Sintang! Apakah Mafia Dalang di Dalamnya? Atau Pemerintah Turut Berperan? “Mau tidak mau, kita harus mengikuti perkembangan teknologi informasi. Percepatan pelayanan publik juga diharapkan oleh masyarakat,” ungkapnya. Ia mengatakan bahwa kerja sama yang dilakukan ini akan diwujudkan melalui kuliah umum secara berkala dan menghadirkan narasumber dari Diskominfo Sintang. “Kuliah umum itu tujuannya untuk membekali mahasiswa dengan wawasan praktis mengenai pemanfaatan teknologi dalam tata kelola pemerintahan,” tambahnya. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unka, Martinus Syamsudin, mengatakan saat ini jumlah mahasiswa FISIP Unka terdapat 1.176 mahasiswa dari empat angkatan. Ia pun menilai dengan adanya kuliah umum, dapat dijadikan sebagai sarana penting bagi mahasiswa untuk mendalami pembelajaran secara teori dan praktik. “Teknologi informasi sangat penting dalam pelayanan kepada masyarakat. Maka kuliah umum ini bisa memberikan manfaat bagi kami,” katanya. Kepala Diskominfo Sintang, Paulinus, menegaskan bahwa penting adanya kolaborasi antar lembaga pendidikan dan pemerintah dalam menyikapi tantangan pelayanan publik berbasis digital. “Bagaimanapun, teknologi informasi akan mempermudah masyarakat menerima pelayanan dari pemerintah. Meski belum maksimal, Pemkab Sintang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui TI,” ujarnya. Selain itu, ia juga menyoroti beberapa tantangan yang ada di lapangan, seperti keterbatasan infrastruktur dan literasi digital masyarakat. “Pemanfaatan teknologi informasi memang banyak manfaatnya, namun untuk di Kabupaten Sintang masih ada hambatan yang harus kita hadapi bersama,” pungkasnya. Kerja sama ini merupakan langkah awal dalam membangun hubungan yang sinergi antara dunia akademik dan praktisi pemerintahan, tentunya dengan harapan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami teori, namun juga siap dalam praktik nyata pelayanan publik di era digital saat ini. (jn) Baca juga:  Kesbangpol Adakan Pembinaan untuk Seluruh ORMAS di Kabupaten Sintang

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK