Truk Tangki Diduga Bermuatan CPO Tumbang di Ruas Jalan Tayan-Toba, Dekat Simpang Antam
Faktakalbar.id, SANGGAU
– Beredar luas di media sosial rekaman video yang memperlihatkan satu unit kendaraan berat jenis truk tangki mengalami kecelakaan di wilayah Kabupaten Sanggau.
Insiden tangki CPO tumbang tersebut dilaporkan terjadi di kawasan Baloh, tepatnya tidak jauh dari Simpang
Antam
, pada ruas jalan penghubung Tayan menuju Toba, Kamis (22/1/2026).
Baca Juga:
Truk CPO Terguling di Tanjung Kapuas Sanggau, Tumpahan Minyak Bahayakan Pengendara
Video amatir yang tersebar cepat di berbagai grup
WhatsApp
ini merekam kondisi kendaraan yang sudah dalam posisi terbalik di sisi jalan.
Dalam tayangan visual tersebut, terlihat jelas cairan berwarna cokelat kekuningan yang diduga kuat adalah
Crude Palm Oil
(CPO) tumpah ruah dan mengalir membasahi badan jalan aspal.
Berdasarkan pengamatan dari video yang beredar, lokasi kecelakaan berada pada kontur jalan yang menurun.
Posisi jatuhnya kendaraan dan tumpahan minyak ini dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan lain yang melintas, mengingat karakteristik cairan CPO yang sangat licin, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait.
Belum diketahui secara pasti kronologi detail penyebab kecelakaan, identitas pengemudi, serta apakah terdapat korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa tangki CPO tumbang ini.
Baca Juga:
Protes Jalan Rusak, Ratusan Warga Tayan Hilir Hadang dan Ancam Blokir Total Akses Truk Tangki CPO
Situasi ini menuntut kewaspadaan tinggi bagi para pengendara yang hendak melintasi jalur Tayan–Toba, khususnya di sekitar kawasan Baloh.
Aparat dan pihak berwenang diharapkan segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pembersihan tumpahan minyak guna mengantisipasi gangguan lalu lintas serta mencegah terjadinya kecelakaan susulan.
Masyarakat diimbau untuk menurunkan kecepatan dan berhati-hati saat melintas di titik kejadian sembari menunggu informasi lebih lanjut dan penanganan resmi dari petugas di lapangan.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.