faktakalbar

Wakil Gubernur Kalbar Tegas Tolak Transmigrasi Masuk ke Kalimantan Barat

Penulis: Redaksi Thursday, 17 July 2025 📖 1 menit
Wakil Gubernur Kalbar Tegas Tolak Transmigrasi Masuk ke Kalimantan Barat
Faktakalbar.id, SINTANG - Wakil Gubernur Kalimantan Barat , Krisantus Kurniawan, secara tegas menolak program transmigrasi dari luar daerah masuk ke wilayah Kalimantan Barat. Pernyataan ini ia sampaikan saat membuka acara Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang ke-XII di Rumah Betang Tampun Juah, Jerora Satu, Sintang, pada Rabu, (16/7/2025). “Saya, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, juga dengan tegas menolak transmigrasi masuk ke Kalimantan Barat. Sudah cukup suku bangsa yang ada di Kalbar ini, tidak perlu ditambah lagi,” tegas Krisantus Kurniawan dalam pidatonya. Menurutnya, banyak pendatang masuk ke Kalimantan Barat tanpa melalui jalur resmi transmigrasi. Baca Juga: Dayak Bergerak Lawan Transmigrasi: Ini Tanah Kami, Bukan Untuk Digeser! Hal ini menyulitkan pemerintah dalam melakukan pendataan dan pengawasan. “Yang namanya orang datang, tidak kita minta pun dia datang diam-diam. Mana kita tahu? Ada banyak yang datang secara diam-diam, tidak lewat transmigrasi. Mana kami pemerintah ini mampu hitungnya, mana Pak Bala (Bupati Sintang) mampu mendeteksinya,” ungkapnya. Meskipun menolak, Wakil Gubernur Kalimantan Barat menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa hanya menolak tanpa solusi. Baca Juga: Petrus Sabang Merah Tolak Transmigrasi di Kalimantan Ia mendorong agar anggaran pusat yang selama ini diperuntukkan bagi transmigrasi, bisa dialihkan untuk kepentingan warga lokal yang belum memiliki lahan atau pekerjaan. “Biar uang anggaran juga masuk, yang disahkan oleh Komisi V, tolong uangnya bawa ke sini,” ujar Krisantus. Ia meminta pemerintah kabupaten/kota serta pemerintah provinsi untuk melakukan pendataan ulang terhadap warga Kalimantan Barat yang belum memiliki lahan atau pekerjaan tetap. “Warga kita masih banyak yang belum punya tanah dan pekerjaan. Itu yang kita relokasi ke tempat yang direncanakan pemerintah untuk transmigrasi. Jadi anggaran bisa dipakai oleh pemerintah pusat, bukan untuk mendatangkan orang dari luar,” ujarnya lagi. “Kalau untuk mendatangkan orang dari luar, itu saya tolak,” tutup Wakil Gubernur Kalimantan Barat dengan tegas. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK