faktakalbar

Wisatawan Diimbau Waspada: Gelombang Panas Ekstrem Melanda Malaysia dan Thailand

Penulis: Redaksi Friday, 08 May 2026 📖 2 menit
Wisatawan Diimbau Waspada: Gelombang Panas Ekstrem Melanda Malaysia dan Thailand
FAKTAKALBAR.ID, INTERNASIONAL – Dua raksasa pariwisata Asia Tenggara, Malaysia dan Thailand, kini berada dalam status siaga tinggi. Otoritas kedua negara telah mengeluarkan peringatan darurat bagi para wisatawan menyusul gelombang panas ekstrem yang menyengat kawasan tersebut di awal Mei 2026. Turis sangat didesak untuk membatasi aktivitas luar ruangan dan menghindari paparan sinar matahari langsung guna mencegah risiko kesehatan yang fatal. Kematian Akibat Sengatan Panas di Malaysia Situasi di Malaysia dilaporkan memburuk dengan catatan dua kematian tragis dan 56 kasus penyakit terkait cuaca panas. Baca Juga:  Wisatawan Terseret Ombak, Posal Temajuk dan SAR Gabungan Gerak Cepat Sisir Pantai Melansir laporan surat kabar The Star , sekitar 58 persen dari kasus tersebut dipicu oleh aktivitas fisik berat di bawah terik matahari. Dua korban jiwa yang dilaporkan meliputi seorang balita berusia dua tahun yang kehilangan nyawa setelah tertinggal di dalam kendaraan, serta seorang pria berusia 42 tahun yang kolaps saat mengikuti lari maraton di Pulau Penang. Di titik wisata populer seperti Penang, suhu udara tercatat mencapai 37 derajat Celsius. Otoritas setempat terus mengimbau wisatawan untuk rutin mengonsumsi air mineral dan menghindari paparan matahari, terutama pada tengah hari. Status "Bahaya Ekstrem" di Thailand Kondisi di Thailand bahkan dilaporkan jauh lebih mengkhawatirkan. Pada 4 Mei lalu, indeks panas di Kota Bangkok melonjak drastis hingga melampaui 52 derajat Celsius. Angka ini secara resmi masuk ke dalam kategori "bahaya ekstrem". Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Metropolitan Bangkok (BMA) merilis peringatan risiko tinggi terhadap penyakit terkait panas yang dapat mengancam nyawa. Sebagai langkah mitigasi, pemerintah telah mendirikan lebih dari 300 titik "ruang pelarian panas" di seluruh penjuru Bangkok agar warga dan turis dapat mendinginkan diri. Wisatawan disarankan untuk tetap berada di dalam ruangan dan segera mencari pertolongan jika merasakan gejala heat stroke seperti pusing atau detak jantung yang berpacu cepat. Tantangan di Tengah Lonjakan Turis Cuaca ekstrem ini menjadi tantangan besar bagi industri pariwisata kedua negara yang sebenarnya sedang menunjukkan pertumbuhan impresif. Hingga kuartal pertama tahun 2026, Malaysia masih memimpin sebagai destinasi yang paling banyak dikunjungi di Asia Tenggara dengan raihan 10,6 juta turis (naik 5 persen). Sementara itu, Thailand membuntuti di posisi kedua dengan total 9,3 juta kunjungan. Para ahli meteorologi memperingatkan bahwa fenomena ini harus disikapi dengan serius agar tidak berdampak pada keselamatan publik maupun angka kunjungan jangka panjang di kawasan tersebut. Baca Juga:  Turis Mulai Tinggalkan 10 Destinasi Wisata Populer Ini

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK