faktakalbar

6 Makanan Khas Kapuas Hulu yang Wajib Dicicipi, Sajian Autentik dari Jantung Borneo

Penulis: Redaksi Wednesday, 25 February 2026 📖 2 menit
6 Makanan Khas Kapuas Hulu yang Wajib Dicicipi, Sajian Autentik dari Jantung Borneo
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Menjelajahi Kabupaten Kapuas Hulu di Provinsi Kalimantan Barat rasanya kurang lengkap jika tidak mencicipi ragam kuliner tradisionalnya. Dikenal dengan julukan "Bumi Uncak Kapuas", daerah ini diberkahi dengan kekayaan alam, terutama hasil sungai yang melimpah. Hal ini sangat memengaruhi profil cita rasa kulinernya yang banyak didominasi oleh olahan ikan air tawar. Bagi Anda para foodies pencinta kuliner Nusantara atau yang sedang merencanakan traveling ke pedalaman Kalimantan, bersiaplah untuk memanjakan lidah. Baca Juga:  Warga Kapuas Hulu Nilai Edaran Bupati Terkait BBM Belum Sentuh Masalah Harga di Kios Eceran Berikut adalah 6 makanan khas Kapuas Hulu yang recommended dan wajib masuk daftar buruan Anda: 1. Kerupuk Basah ( Temet ) Ini adalah primadona kuliner dari Kapuas Hulu! Masyarakat lokal menyebutnya temet . Berbeda dengan kerupuk pada umumnya yang digoreng krispi, kerupuk basah bentuknya menyerupai pempek atau sosis berukuran besar dan disajikan dengan cara dikukus. Terbuat dari campuran daging ikan sungai (seperti belida atau toman) dan tepung sagu, temet memiliki tekstur kenyal dengan aroma ikan yang kuat. Makanan ringan atau snack ini biasanya disantap hangat dengan cocolan sambal kacang pedas. 2. Pekasam Ikan Bagi Anda yang menyukai cita rasa fermented food , pekasam adalah hidangan yang tidak boleh dilewatkan. Makanan ini terbuat dari ikan air tawar yang difermentasi menggunakan garam dan beras sangrai selama beberapa minggu di dalam wadah tertutup. Proses peragian alami ini menghasilkan rasa asam dan gurih yang tajam. Pekasam biasanya digoreng bersama irisan bawang merah dan cabai, sangat nikmat disantap dengan sepiring nasi putih hangat. 3. Asam Pedas Ikan Tapah Ikan tapah adalah salah satu ikan primadona di Sungai Kapuas. Dagingnya yang tebal, lembut, dan kaya lemak sangat cocok diolah menjadi sajian berkuah seperti asam pedas. Kuahnya yang berwarna merah merona merupakan perpaduan perfect antara rasa pedas, asam dari asam jawa atau asam kandis, dan aroma rempah-rempah yang tajam. Sajian seafood air tawar ini dijamin akan membuat selera makan Anda meningkat tajam. 4. Ikan Salai (Ikan Asap) Dengan melimpahnya hasil tangkapan dari Danau Sentarum, masyarakat Kapuas Hulu memiliki cara tradisional untuk mengawetkan ikan, yakni dengan metode pengasapan. Ikan lais, toman, atau baung diasap berjam-jam di atas bara api kayu bakar hingga mengering dan berwarna kecokelatan. Ikan salai ini memiliki sensasi smoky yang khas dan biasanya dimasak kembali menjadi gulai santan atau sekadar digoreng kering dengan sambal. 5. Ikan Pansuh (Ikan Masak Bambu) Ikan Pansuh merupakan hidangan tradisional masyarakat Dayak di Kapuas Hulu yang dimasak dengan cara authentic . Potongan ikan segar dibumbui dengan rempah-rempah lokal, dimasukkan ke dalam bumbung bambu hijau bersama pucuk singkong, lalu dibakar di atas perapian. Proses memasak di dalam bambu ini membuat bumbu meresap sempurna dan menghasilkan aroma sedap yang tidak akan Anda temukan pada metode memasak di atas kompor biasa. 6. Lempok Durian Sebagai hidangan penutup atau dessert , Kapuas Hulu menawarkan lempok durian yang legit. Mirip dengan dodol, bedanya lempok menggunakan 100 persen daging buah durian asli (seringkali durian lokal dari hutan Kalimantan) tanpa tambahan tepung, dan hanya dicampur dengan gula sebagai pengawet alami. Rasanya sangat manis dengan aroma durian yang strong , menjadikannya buah tangan favorit para wisatawan. Baca Juga:  Pesona Eksotis Borneo, Ini 4 Ikonik Kapuas Hulu yang Wajib Anda Ketahui (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK