Akses Darat Sulit, BNPB Kirim 27 Ton Bantuan Logistik dan Peralatan Via Jalur Laut ke Aceh
Faktakalbar.id, NASIONAL -
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (
BNPB
) terus memutar otak untuk menembus lokasi-lokasi isolasi akibat banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh.
Menyiasati akses darat yang terkendala,
BNPB
mengambil langkah strategis dengan mengirimkan bantuan logistik dan peralatan melalui jalur laut pada hari ini, Minggu (30/11/2025).
Baca Juga:
BNPB Kebut Pencarian Korban Hilang, Total 303 Orang Meninggal di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Operasi kemanusiaan ini dimulai dari Pelabuhan Ulee Lhueu, Banda Aceh.
BNPB
mengerahkan Kapal Express Bahari untuk mengangkut total muatan seberat 27 ton.
Bantuan masif ini ditargetkan untuk menjangkau lima wilayah terdampak parah, yakni Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang.
Dalam skema distribusinya, kapal tersebut dijadwalkan akan bersandar di dua titik strategis untuk pembongkaran muatan.
Titik pertama adalah Pelabuhan Krengkuku. Di sini, bantuan akan diturunkan untuk menyuplai kebutuhan warga di wilayah Aceh Utara dan Lhokseumawe.
“Untuk logistik yang dibawa ke Pelabuhan Krengkuku pada tahap awal, terdiri dari tenda 5 set, genset 1 unit, starlink 1 unit, perahu 1 unit, makanan siap saji 50 dus, hygiene kit 33 paket, baby kit 5 paket, pampers anak 8 karton, pembalut wanita 10 karton, milku 50 pack, minyak goreng 5 dus, kelambu 2 karung, terpal 3 karung, tenda family 3 set, velbed 3 karung, wafer 5 dus, regal 1 dus, malkist 3 dus, beras 5 karung, dan air mineral 100 karton.” tulis laporan BNPB.
Adanya perangkat satelit Starlink dalam daftar bantuan tersebut menunjukkan fokus BNPB untuk memulihkan jaringan komunikasi yang sempat terputus di wilayah bencana.
Baca Juga:
Akses Darat Putus Total, BNPB Tempuh Jalur Langit Tembus Isolasi Desa Sihaporas
Selanjutnya, kapal akan melanjutkan perjalanan ke titik kedua, yakni Pelabuhan Kuala Langsa. Bantuan yang diturunkan di sini diproyeksikan untuk menjangkau korban di Kota Langsa, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.
“Lebih lanjut logistik yang dibawa ke Pelabuhan Kuala Langsa pada tahap awal, terdiri dari tenda 5 set, perahu 3 unit, makanan siap saji 50 dus, hygiene kit 33 paket, baby kit 5 paket, pampers anak 8 karton, pembalut wanita 10 karton, milku 50 pack, minyak goreng 5 dus, kelambu 2 karung, terpal 3 karung, tenda family 2 set, velbed 3 karung, wafer 5 dus, regal 1 dus, malkist 3 dus, dan beras 5 karung.” Lanjut laporan BNPB.
Langkah distribusi via laut ini diharapkan dapat mempercepat sampainya bantuan logistik dan peralatan ke tangan warga yang membutuhkan, mengingat jalur darat di beberapa titik lintas timur Sumatera masih lumpuh akibat material longsor dan genangan banjir.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.