faktakalbar

Alasan Mengapa RAM Langka di Pasaran

Penulis: Redaksi Thursday, 18 December 2025 📖 1 menit
Alasan Mengapa RAM Langka di Pasaran
Faktakalbar.id, TECHNOLOGY -  Pasar memori global mengalami tekanan besar sepanjang tahun ini. Berbagai produsen gadget mengeluhkan pasokan  Random Access memory (RAM) yang semakin terbatas, sementara harga komponen terus meningkat. Kondisi ini dipicu oleh sejumlah faktor teknis dan ekonomi yang saling berkaitan. Berikut ini alasan RAM langka berdasarkan perkembangan terbaru industri semikonduktor. Lonjakan Permintaan dari Industri Kecerdasan Buatan Salah satu alasan RAM langka adalah meningkatnya kebutuhan memori untuk kecerdasan buatan. Baca Juga:  Indonesia Jadi Pasar AI Tercepat: Nano Banana Gemini AI Dipakai 18 Juta Kali Sehari Model Artificial Intelligence ( AI) generatif membutuhkan RAM dan High Bandwith Memory (HBM) berkapasitas besar untuk proses pelatihan. Produsen memprioritaskan pengiriman memori untuk data center AI. Peralihan Fokus Produsen Memori Produsen seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron mengalihkan kapasitas produksi ke sektor AI karena margin keuntungannya jauh lebih besar dibanding pasar gadget. Akibatnya, memori untuk perangkat konsumen semakin terbatas.   Rantai Pasok Global Pemulihan pasca pandemi yang tidak merata, kenaikan biaya energi, dan hambatan logistik membuat produksi memori tidak dapat mengejar permintaan. Kondisi ini memperburuk kelangkaan memori di seluruh dunia. Kapasitas Pabrik Chip Tidak Bisa Bertambah Cepat Fasilitas manufaktur memori membutuhkan waktu pembangunan bertahun-tahun. Meski permintaan meningkat drastis, penambahan kapasitas produksi tidak bisa dilakukan secara cepat. Baca Juga:  RAM Langka, Harga Gadget Jadi Meroket Secara keseluruhan, alasan RAM langka meliputi kombinasi pertumbuhan pesat industri AI, pergeseran fokus produksi, hingga hambatan rantai pasok global. Situasi ini menunjukkan kelangkaan memori kemungkinan masih berlangsung dalam waktu yang cukup panjang. (*Sari)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK