Amran Sulaiman Geram: Kenapa Stok 4 Juta Ton Diabaikan dan 0,07% Beras Rusak Diributkan? Untuk Pakan Ternak Saja
Faktakalbar.id, NASIONAL
– Amran Sulaiman merespons keras sorotan publik yang hanya tertuju pada 29 ribu ton beras yang mengalami penurunan
mutu
di gudang penyimpanan.
Ia mempertanyakan mengapa pencapaian fantastis stok beras nasional sebesar 4,2 juta ton seolah diabaikan, sementara kerusakan yang hanya 0,071 persen dari total stok justru menjadi polemik.
Dengan nada tegas, Amran meminta publik melihat gambaran yang lebih besar.
“Saya ulangi, sekarang ada rusak 0,071 persen. Ini yang disorot. Tolong dong sorot yang 4 juta. Itu tidak mudah kita hasilkan dalam waktu satu tahun,” tegasnya, Jumat (10/10/2025).
Baca Juga:
29 Ribu Ton Beras Bulog Turun Mutu dan 1,45 Juta Ton Menumpuk di Gudang
Menurutnya, munculnya beras rusak justru merupakan
konsekuensi
dari keberhasilan pemerintah dalam mencapai surplus beras, suatu kondisi yang tidak terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
“Dulu tidak ada rusak karena berasnya tidak ada, kurang. Nah sekarang banyak beras sampai sewa gudang 1,2 juta ton,” jelasnya.
Amran memastikan bahwa puluhan ribu ton beras yang tidak layak konsumsi itu tidak akan dibuang sia-sia. Stok tersebut akan dialihkan menjadi pakan ternak yang masih memiliki nilai ekonomi.
“Kalau ini tidak layak, kita gunakan untuk pakan ternak. Itu kan tidak nol, tetap punya harga,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5 triliun untuk membangun gudang-gudang baru milik Bulog guna memperbaiki sistem penyimpanan.
Ia pun menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa keberhasilan mengumpulkan jutaan ton beras adalah buah kerja keras banyak pihak.
"Dan ini perjuangan petani Indonesia," pungkasnya.
Baca Juga:
Jelang Nataru, Bupati Sanggau Pastikan Stok Beras Aman dan Siapkan Operasi Pasar
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.