faktakalbar

Teknologi Baterai Sodium-Ion BAIC: Isi Daya Full 11 Menit dan Tahan Suhu Ekstrem

Penulis: Dimas Sunday, 05 April 2026 📖 2 menit
Teknologi Baterai Sodium-Ion BAIC: Isi Daya Full 11 Menit dan Tahan Suhu Ekstrem
Faktakalbar.id, TEKNO - Kendala utama pengguna mobil listrik , yakni durasi pengisian daya yang lama, tampaknya akan segera teratasi. Perusahaan otomotif raksasa asal China, BAIC (Beijing Automotive Group), baru saja memperkenalkan terobosan teknologi baterai jenis sodium-ion yang diklaim mampu terisi penuh hanya dalam waktu sekitar 11 menit. Loncatan teknologi ini dimungkinkan berkat penggunaan teknologi pengisian cepat 4C. Secara teknis, ini berarti proses pengisian daya mampu berlangsung hingga empat kali lebih cepat dibandingkan standar pengisian baterai mobil listrik pada umumnya. Baca Juga: Gandeng Yamaha, Caterham Siap Produksi Mobil Sport Listrik “Project V” pada 2025 Tangguh di Suhu Ekstrem Selain kecepatan pengisian, keunggulan utama baterai sodium-ion buatan BAIC adalah ketahanannya terhadap cuaca ekstrem. Berbeda dengan baterai lithium konvensional yang sering melemah di suhu dingin, baterai ini tetap stabil pada rentang suhu -40°C hingga 60°C. Dalam pengujian internal, pada suhu beku -20°C, baterai ini masih mampu mempertahankan hingga 92% dayanya. Bahkan, komponen ini terbukti tetap aman dan stabil hingga suhu panas mencapai 200°C. Hal ini menjadi solusi krusial bagi pengguna mobil listrik yang tinggal di wilayah dengan perubahan iklim ekstrem. Perbandingan Kepadatan Energi Meskipun unggul dalam kecepatan dan ketahanan suhu, teknologi sodium-ion masih memiliki tantangan pada aspek kepadatan energi. Berikut adalah perbandingannya: Jenis Baterai Kepadatan Energi (Wh/kg) Baterai Lithium (Umum) 200 - 300 Wh/kg Baterai Sodium-Ion CATL 175 Wh/kg Baterai Sodium-Ion BAIC (Prototipe) 170 Wh/kg Kepadatan yang lebih rendah berarti untuk ukuran yang sama, baterai sodium-ion menyimpan energi sedikit lebih sedikit dibandingkan lithium . Namun, BAIC terus mengembangkan material dan desain produksi agar kapasitas simpan energinya bisa meningkat dan lebih tahan lama untuk penggunaan jangka panjang. Baca Juga: Google Maps Rilis Fitur Pengisian Daya EV Berbasis AI untuk 350 Model Mobil di Android Auto Jadwal Produksi Massal BAIC mengonfirmasi bahwa proses validasi untuk produksi massal telah selesai dilakukan. Meskipun belum ada pengumuman resmi mengenai model mobil apa yang akan menggunakan baterai ini, rumor yang beredar di pasar otomotif China menyebutkan bahwa mobil listrik pertama dengan baterai sodium-ion ini dijadwalkan meluncur pada pertengahan tahun, sekitar Juni atau Juli 2026. Langkah strategis ini diperkuat dengan pengajuan sekitar 20 paten baru yang mencakup desain hingga proses produksi, menandakan keseriusan BAIC dalam memimpin pasar baterai masa depan. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK