faktakalbar

Barak Kayu PT KPI di Empanang Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta

Faktakalbar.id - Bangunan barak pekerja PT Kapuasindo Palm Industry di Dusun Kayu Baung, Kecamatan Empanang, Kapuas Hulu, ludes terbakar dengan kerugian menembus Rp250 juta pada Jumat malam.

Penulis: Natash Wednesday, 09 September 2026 📖 1 menit
Barak Kayu PT KPI di Empanang Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta
Petugas kepolisian saat mengamankan barang bukti dan melakukan olah TKP di lokasi kebakaran barak karyawan PT KPI. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Bangunan barak pekerja PT Kapuasindo Palm Industry di Dusun Kayu Baung, Kecamatan Empanang, Kapuas Hulu, ludes terbakar dengan kerugian menembus Rp250 juta pada Jumat malam.

Insiden kebakaran yang menghancurkan fasilitas hunian pekerja sawit di Divisi 3 Blok N 67 tersebut berlangsung singkat mulai pukul 22.05 WIB.

Kondisi bangunan kayu yang rapuh membuat api dengan mudah merambat dan membumiharuskan seluruh isi barak dalam kurun dua jam.

Peristiwa tersebut berawal dari munculnya titik percikan api di area plafon yang disadari oleh salah satu pekerja di lokasi.

Para buruh perusahaan langsung berhamburan menyelamatkan diri setelah terbangun dari tidur akibat teriakan peringatan saksi mata.

Upaya penanganan awal dilakukan secara mandiri oleh staf kebun menggunakan mesin pompa air Robin serta bantuan armada damkar.

Sebanyak puluhan karyawan terdampak kini terpaksa mengungsi ke barak penampungan lain sembari menunggu proses rekonstruksi bangunan.

Polsek Empanang yang menerima laporan kejadian langsung menurunkan tim untuk menggelar olah tempat kejadian perkara.

Kapolsek Empanang S.H. Purba menegaskan bahwa penyelidikan intensif masih berjalan untuk memastikan pemicu utama kebakaran.

“Personel telah melakukan pengecekan dan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga akibat arus pendek listrik. Namun, pendalaman tetap dilakukan untuk memastikan penyebab kejadian,” kata Purba.

Sejumlah sampel barang bukti termasuk sisa kabel listrik dan material bangunan telah disita petugas guna kebutuhan penyidikan lanjutan.

Manajemen perusahaan berkoordinasi dengan otoritas lokal untuk memastikan kebutuhan logistik dan tempat tinggal pekerja terdampak tetap terpenuhi.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK