faktakalbar

Beda Dengan Pemkab di Kalbar, Bupati Jember Pertahankan TPP 14.000 ASN Meski APBD Turun

Penulis: Redaksi Tuesday, 25 November 2025 📖 2 menit
Beda Dengan Pemkab di Kalbar, Bupati Jember Pertahankan TPP 14.000 ASN Meski APBD Turun
Faktakalbar.id, NASIONAL – Tekanan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat telah berdampak signifikan pada keuangan daerah, termasuk Kabupaten Jember. Namun, di tengah kebijakan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang ditempuh sejumlah daerah lain, seperti beberapa kabupaten di Kalimantan Barat, Bupati Jember Gus Fawait membuat pengecualian. Meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember terkoreksi hingga Rp350 miliar , Bupati Jember Gus Fawait memastikan TPP ASN Jember Tidak Dipotong . Komitmen ini menjadi kontras dengan kebijakan efisiensi yang diambil beberapa Pemda di Kalimantan Barat. TPP Aman: Komitmen Solidaritas Birokrasi Komitmen itu disampaikan Bupati dalam kegiatan Olahraga Sore Bersama (OSMA) yang digelar di Jember Sport Garden (JSG), Senin (24/11/2025), dihadiri sekitar 14.000 ASN . Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang memperkuat soliditas birokrasi dalam mendorong akselerasi pembangunan daerah. Di hadapan ribuan ASN, Bupati menjelaskan bahwa beberapa daerah lain harus mengambil langkah pengurangan TPP, namun Jember memilih tidak melakukan hal serupa demi menjaga stabilitas kinerja birokrasi. Ini menjadi poin penting dalam Perbandingan TPP Jember dan beberapa Kabupaten di Kalbar . Baca Juga:   Tuntut Efisiensi, Mahasiswa Desak TPP Sekda dan Kadis se-Mempawah Dihapus “Olahraga sore bukan soal keringatnya saja, tapi kebersamaan yang membuat kita bertahan,” ujarnya. Keputusan untuk menjaga TPP ASN Jember Tidak Dipotong ini disambut antusias. Bupati meminta dukungan penuh ASN untuk bekerja maksimal di instansi masing-masing. Ia menegaskan bahwa menurunnya APBD tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kinerja. Sebagai Bupati termuda dalam sejarah Jember, Gus Fawait menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemimpin, tetapi oleh seluruh elemen birokrasi yang bekerja jujur, cepat, dan produktif. Ia juga menegaskan bahwa Jember tidak semestinya berada di posisi sebagai daerah pengikut, namun sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur. Untuk itu, ia mengajak ASN untuk menjaga integritas dan mendukung: Kolaborasi lintas instansi. Pengelolaan anggaran yang transparan. Promosi potensi wisata secara masif. Baca Juga:  TPP ASN Melawi Bakal Dipangkas 50 Persen Mulai 2026 Fawait menyampaikan gagasan gerakan promosi wisata setiap hari Jumat secara serentak oleh seluruh ASN melalui media sosial. Dengan memviralkan destinasi wisata—mulai dari Watu Ulo hingga kawasan unggulan lainnya—Jember diharapkan semakin dikenal secara nasional. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK