faktakalbar

Pemerintah Belum Buka Seleksi CPNS dan PPPK 2025

Penulis: Redaksi Friday, 18 July 2025 📖 1 menit
Pemerintah Belum Buka Seleksi CPNS dan PPPK 2025
Faktakalbar.id,NASIONAL – Harapan masyarakat untuk segera mendaftar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) tahun 2025 tampaknya masih harus ditunda. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah belum berencana membuka rekrutmen CPNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun 2025. Baca Juga:   Bank Kalbar Layani Pensiunan ASN dengan Kopi Gratis dan Cek Kesehatan Menurutnya, fokus utama pemerintah saat ini adalah menyelesaikan seluruh proses seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2024, baik untuk formasi CPNS maupun PPPK. " Yang mana, saat ini pihaknya masih fokus menyelesaikan proses Calon ASN 2024 baik CPNS dan PPPK gelombang 2. Di mana pemerintah baru mengumumkan hasil PPPK 2024 tahap 2 pada jadwal terakhir 30 Juni lalu ," ujarnya. Rini menambahkan, tahapan PPPK 2024 tahap 2 masih berjalan hingga 1–31 Juli 2025. Oleh karena itu, pembukaan jalur baru untuk CPNS dan PPPK tahun 2025 belum dapat dipastikan. Hal senada juga disampaikan Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik KemenPAN-RB, Mohammad Averrouce. Ia mengatakan bahwa pemerintah masih memprioritaskan penyelesaian seleksi CASN 2024, termasuk untuk tenaga non-ASN. Sementara itu, Plt Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Muhammad Ridwan, menyampaikan bahwa penjadwalan seleksi CPNS dan PPPK 2025 berada sepenuhnya di bawah kewenangan KemenPAN-RB. BKN akan menyesuaikan kapan pun keputusan pemerintah diambil. Diketahui, pemerintah dan DPR memprioritaskan penyelesaian pengangkatan CPNS dan PPPK tahun 2024, yakni paling lambat Juni 2025 untuk CPNS dan Oktober 2025 untuk PPPK.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK