faktakalbar

Bencana Landa Sumatera: Puluhan Warga Terdampak Angin Kencang dan Karhutla

Penulis: Redaksi Monday, 25 August 2025 📖 2 menit
Bencana Landa Sumatera: Puluhan Warga Terdampak Angin Kencang dan Karhutla
Faktakalbar.id, NASIONAL - Memasuki pekan terakhir bulan Agustus, Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) kembali merilis data terbaru mengenai sejumlah peristiwa bencana yang terjadi di Indonesia. Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga Senin (25/8/2025) pukul 07.00 WIB, tercatat ada dua kejadian bencana di tanah air yang berdampak signifikan. Baca Juga: Laporan Terkini BNPB: Rentetan Bencana Hidrometeorologi Melanda Berbagai Provinsi Peristiwa pertama datang dari Provinsi Sumatera Utara, di mana angin kencang menerjang empat desa di wilayah Kabupaten Deli Serdang pada Sabtu (23/8) sekitar pukul 16.05 WIB. Keempat desa yang terdampak adalah Desa Sei Mencirim di Kecamatan Kutalimbaru, Desa Tugungan I dan Tugungan II di Kecamatan Pancur Batu, serta Desa Kubah Sentang yang berada di Kecamatan Pantai Labu. Menanggapi laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pendataan dampak kerusakan. “Dari data sementara, 15 unit rumah warga rusak, dengan rincian 11 rumah rusak di Kecamatan Pancur Batu dan empat rumah rusak di Kecamatan Kutalimbaru,” ungkap petugas di lapangan. Akibat peristiwa ini, sebanyak 15 Kepala Keluarga (KK) atau total 49 warga terdampak. “Petugas juga mencatat sebanyak 4 warga mengungsi ke rumah kerabat,” tambahnya. Pengamatan di lokasi menunjukkan bahwa kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap rumah warga. Hingga Minggu (24/8), warga dilaporkan telah secara mandiri memperbaiki hunian mereka, sementara bantuan logistik berupa sembako telah disalurkan kepada para korban. Baca Juga: Laporan BNPB: Rentetan Bencana Alam dari Karhutla Hingga Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah Beralih ke wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan telah menghanguskan sekitar dua hektare lahan. Peristiwa ini terjadi di Nagari Taek Bukik, Kecamatan Payakumbuh, pada Minggu (24/8) pukul 17.30 WIB. “Dari informasi yg diperoleh di lapangan, kebakaran disebabkan adanya aktivitas perburuan yg diadakan pada siang hari di lokasi tersebut,” sebut laporan yang diterima. Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, Pemadam Kebakaran Posko Mungka, dan pihak nagari langsung bergerak cepat menuju titik api untuk melakukan operasi pemadaman. Berkat kesigapan tim, api berhasil dipadamkan pada hari yang sama sebelum menyebar lebih luas. Baca Juga: BNPB Catat 7 Bencana di Indonesia, Dari Banjir Jakarta hingga Karhutla Aceh Menyikapi berbagai kejadian bencana di tanah air ini, BNPB mengeluarkan imbauan kepada pemerintah daerah dan masyarakat luas. “BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi ancaman bahaya,” tegas BNPB. Meskipun puncak musim kemarau diyakini telah berlalu di beberapa wilayah, potensi karhutla masih dinilai cukup signifikan. “Warga diimbau untuk memantau kawasan rawan kebakaran, tidak membuka lahan dengan membakar, ikut memelihara lingkungan sekitar dan segera laporkan jika ada titik api kepada petugas.” imbau BNPB. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK