faktakalbar

Bengkel Seni Putussibau Gelar Artvaganza 2025, Usung Misi Pemajuan Kebudayaan

Penulis: Redaksi Sunday, 02 November 2025 📖 1 menit
Bengkel Seni Putussibau Gelar Artvaganza 2025, Usung Misi Pemajuan Kebudayaan
Faktakalbar.id, KAPUAS HULU - Bengkel Seni Putussibau (BSP) akan menggelar " Putussibau Artvaganza 2025 " di Desa Padua Mendalam pada 7–8 November 2025 mendatang. Kegiatan ini digelar dalam rangka 20 tahun BSP dan terpilihnya komunitas tersebut dalam Program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan 2025 oleh Kementerian Kebudayaan Wilayah XII , Sabtu (01/11/2025). Putussibau Artvaganza 2025 merupakan ajang seni dan budaya non-kompetisi yang akan meliputi pameran seni rupa, pementasan musik, teater, dan tari. Baca Juga:   Gubernur Ria Norsan Serahkan Anugerah Kebudayaan Tahun 2025 kepada 12 Pegiat Budaya Kalbar Richard Ngo, Pendiri BSP sekaligus Creative Director acara, mengatakan BSP menjadi salah satu dari tujuh komunitas seni budaya dan 30 seniman individu terpilih dari wilayah Kalimantan Barat. “Kami sangat senang dapat lolos dalam program Pemajuan Kebudayaan 2025 Kemenbud Wilayah XII. Terima kasih kepada tim kurasi yang telah mengapresiasi kegiatan Putussibau Artvaganza 2025 ini," ujarnya. Richard berharap momentum ini dapat meyakinkan pemerintah daerah untuk memberikan dukungan lebih serius terhadap pengembangan ekosistem seni budaya di Kapuas Hulu. Baca Juga:   Pentingnya Raperda Pemajuan Kebudayaan untuk Jaga Jati Diri Kalbar "Semoga kegiatan berjalan lancar tanpa kendala. Kami juga berharap momentum ini dapat meyakinkan Pemerintah Daerah untuk memberikan dukungan yang lebih serius terhadap pengembangan ekosistem seni budaya di Kapuas Hulu, khususnya di Kota Putussibau,” tegasnya. Perhelatan ini akan melibatkan berbagai kelompok dan seniman lokal, di antaranya Sanggar Linge Hatung, para seniman tradisional Kayaan Mendalam, serta penggiat Sekolah Adat Padua Mendalam. Turut tampil pula Sanggar Betabuh Putussibau Selatan dengan seni tradisi Melayu, dan Thomy Ivan Delas, penerima FPK 2025 kategori perorangan, yang akan menampilkan karya tari kontemporer. Kegiatan juga akan diisi pameran seni dan ekshibisi tato karya Agus Asking, diskusi seni budaya, dan ditutup mini konser dari Sindikat Musik BSP yang membawakan lagu-lagu Iwan Fals. Kepala Desa Padua Mendalam, Theresia Game, yang juga Sekretaris BSP, menyambut baik kegiatan ini. “Harapan kami, Desa Padua Mendalam dapat menjadi ruang komunikasi lintas seni budaya di Kapuas Hulu, mengingat besarnya potensi dan keberagaman seni budaya di daerah ini,” tutur Theresia Game. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK